
Surabaya – Mendukung program vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah Republik Indonesia, Pertamina di wilayah marketing region Jatimbalinus turut melaksanakan Vaksinasi Gotong Royong (VGR) yang dilaksanakan selama dua hari pada Sabtu (21/8) dan Minggu (22/8) bertempat di kantor Pertamina Region Jatimbalinus, Kota Surabaya, dan Integrated Terminal Malang, Kota Malang.
VGR yang dilaksanakan oleh Pertamina ditujukan bagi para pekerja dan mitra kerja Pertamina beserta keluarga di wilayah Jatimbalinus dengan menggunakan vaksin sinofarm produksi biofarma. Kegiatan vaksinasi ini memiliki target sebanyak 592 orang peserta yang terdiri dari 122 peserta di Kota Malang dan 470 peserta di Kota Surabaya.
Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani, kegiatan ini merupakan perwujudan komitmen Pertamina sebagai pelayan masyarakat dalam menyediakan kebutuhan energi masyarakat.
“Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur serta mitra Rumah Sakit Kerjasama RS Gatoel Mojokerto yang telah memberikan dukungan dalam kegiatan vaksinasi gotong royong tersebut. Tentunya Pertamina akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait demi kelancaran vaksinasi di seluruh lini kerja Pertamina Marketing Region Jatimbalinus,” ujar Deden.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina tentu akan terus mendukung program vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah hingga pandemic Covid-19 usai. “Kami berharap seluruh pekerja dan mitra kerja Pertamina terutama yang berada di garis depan pelayanan publik segera tervaksinasi sehingga risiko terpapar menjadi lebih kecil. Semoga kegiatan ini dapat mendukung upaya memutus mata rantai COVID-19 dan segera membawa Kota Surabaya dan Malang menjadi zona hijau,” pungkas Deden. info/red

Berita Lainnya
Lumajang Berlakukan Darurat Kekeringan hingga Oktober Akibat Krisis Air Bersih
Pertamina Turunkan Harga Bright Gas Ukuran 12 Kg dan Ukuran 5,5 Kg mulai 15 Juli 2026
PHK Meningkat, Disnaker Sidoarjo Minta Perusahaan Utamakan Dialog dan Hindari Pemutusan Kerja