
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Subkelompok 4 TTG Reguler 6 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag Surabaya) menghadirkan solusi teknologi tepat guna bagi UMKM Kerupuk Ikan Bu Hartini di Desa Kemangi, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Melalui program ini, tim merancang dan mengimplementasikan oven pengering kerupuk untuk mengatasi kendala produksi yang selama ini masih bergantung pada cuaca.
Selama ini, proses pengeringan kerupuk ikan dilakukan secara tradisional dengan memanfaatkan sinar matahari. Metode tersebut membuat waktu produksi menjadi lebih lama, kapasitas terbatas, dan kualitas produk kurang konsisten karena tingkat kekeringan tidak merata.
Kondisi itu juga menimbulkan risiko lain, seperti kontaminasi debu dan serangga saat penjemuran di ruang terbuka. Karena itu, tim KKN menghadirkan oven pengering sebagai alternatif yang lebih efisien, higienis, dan mudah digunakan oleh pelaku usaha.
Berdasarkan uji coba, penggunaan oven pengering mampu memangkas waktu pengeringan secara signifikan. Jika metode konvensional memerlukan sekitar 6 sampai 7 jam, maka dengan oven pengering proses tersebut hanya membutuhkan 30 menit hingga satu jam.
Percepatan ini memberi dampak langsung pada produktivitas UMKM. Mitra kini memiliki peluang untuk meningkatkan jumlah produksi harian dan memenuhi permintaan pasar secara lebih stabil tanpa terlalu bergantung pada kondisi cuaca.
Selain alat fisik, tim KKN juga memberikan pelatihan pengoperasian oven, perawatan alat, serta pendampingan pencatatan produksi harian. Langkah ini dilakukan agar mitra tidak hanya menerima alat, tetapi juga mampu mengelolanya secara mandiri dan berkelanjutan.
Program ini menghasilkan sejumlah luaran, mulai dari buku panduan, poster TTG, BAST, artikel jurnal ilmiah, opini media massa, berita publikasi, video pendek media sosial, hingga laporan akhir. Seluruh luaran tersebut menjadi bagian dari pertanggungjawaban akademik sekaligus dokumentasi kontribusi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.
Ketua tim pengusul, Muhammad Ridha Febriyani, S.H., M.Kn., M.H., menyebut program ini diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing produk. Ia juga menekankan bahwa penerapan teknologi sederhana yang tepat sasaran dapat memberi dampak nyata bagi pelaku usaha kecil di desa.
Program KKN ini menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus rumit untuk memberi manfaat besar. Dengan alat yang tepat dan pendampingan yang sesuai, persoalan produksi yang awalnya menghambat usaha dapat diubah menjadi peluang peningkatan kapasitas.
Bagi UMKM Kerupuk Ikan Bu Hartini, oven pengering ini menjadi langkah awal menuju proses produksi yang lebih modern, cepat, dan konsisten. Kehadiran program ini juga memperlihatkan peran perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi praktis bagi kebutuhan masyarakat desa.
Penulis: Bagas Dwi

Berita Lainnya
Mahasiswa Untag Surabaya Berdayakan UMKM Ikan Asin Desa Kertosono melalui Implementasi Oven Pengering Ikan Asin
Perancangan dan Implementasi Oven Pengering untuk Meningkatkan Kapasitas dan Kualitas Produksi Kerupuk Ikan di Desa Kemangi
Olahan Bandeng Bernilai Tambah, Hadirkan Kekian, Nugget, dan Sambal guna Tingkatkan Inovasi Mitra