
Surabaya – Program Vaksinasi Merdeka terus digenjot Polrestabes Surabaya demi terciptanya Herd Immunity (Kekebalan Kelompok) di Kota Surabaya. Kali ini Polrestabes Surabaya menggandeng Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) menggadakan Vaksinasi Merdeka di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Internasional Bussines Management (STIE IBMT), Jalan Raya Kupang Baru, Kecamatan Sukomanunggal, Rabu (22/9/2021).
Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka secara massal di kampus STIE IBMT dipantau langsung Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, Walikota Eri Cahyadi beserta para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan PJU Polrestabes Surabaya.
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan kegiatan Vaksinasi Merdeka di Kota Surabaya hari ini dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi berbeda, yakni UWKS (3000 dosis vaksin), STIE IBMT (2000 dosis vaksin), dan Gereja Bethany (2000 dosis vaksin). Eri, panggilan karibnya, menyampaikan hingga hari ini masyarakat Kota Surabaya yang telah tervaksin mencapai sekitar 115% tahap pertama, sedangkan untuk tahap kedua hingga 70%.
“Kami harap dengan Vaksinasi Merdeka yang di inisiasi Bapak Kapolri ini semakin terbuka, sehingga semakin meyakinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM),” harapnya.
Informasi terbaru, berdasarkan asesmen dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dimana asesmen itu diadopsi dari World Health Organization (WHO) menyebutkan Jawa Timur merupakan satu-satunya Provinsi di Indonesia termasuk Kota Surabaya yang telah berhasil mencapai zona kuning dengan level 1 dalam penanganan COVID-19.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menegaskan capaian positif tersebut dapat diraih berkat kerja sama seluruh elemen pemerintah dan lapisan masyarakat yang telah bersinergi serta gotong royong dalam penanggulangan pandemi ini. Ia berharap Kota Suranaya dapat bertahan di level 1 zona kuning untuk meningkatkan sosial masyarakat dan menumbuhkan perekonomian.
“Polrestabes Surabaya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Surabaya didukung Forkopimda Provinsi akan selalu berkolaborasi dengan pemerintah untuk diaglomerasi mempercepat program vaksinasi COVID-19,” ujarnya.
Ndan Yusep, begitu sapaan karibnya, menerangkan saat ini 22 kendaraan Vaksin Merdeka berada di Sidoarjo untuk membantu pelaksanaan vaksinasi massal disana. Dia bersyukur sejak hari Selasa (21/9/2021) sampai hari ini sebanyak 15.000 dosis vaksin dapat terserap di masyarakat.
“Selanjutnya kendaraan Vaksinasi Merdeka akan bergeser ke Gresik dan Bangkalan, bahkan ke Lamongan apabila diperlukan,” pungkas Perwira Menengah Polri dengan tiga melati di pundak ini. info/red

Berita Lainnya
Ketika Bermain Menjadi Jembatan Kesembuhan: Pendampingan Psikologis Anak dengan Kanker di YPKAI Surabaya Jawa Timur
BPJS Kesehatan Klaim Program JKN Makin Kuat Tembus 282,7 juta Jiwa Total Penduduk Indonesia
IBI Jatim Perkuat Kompetensi Bidan di usia yang ke-75