
Surabaya – Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (PD IBI) Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui Seminar Hybrid yang menjadi puncak peringatan HUT IBI ke-75. Kegiatan ini diikuti lebih dari 4.000 bidan dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Seminar menghadirkan unsur Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur, organisasi profesi, serta berbagai mitra yang selama ini mendukung penguatan pelayanan kebidanan.
Ketua PD IBI Provinsi Jawa Timur, Dr. Hj. Siti Maimunah, S.ST., Bdn., M.Keb., mengatakan peringatan HUT IBI ke-75 menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme bidan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan keluarga. “Peringatan 75 tahun IBI bukan sekadar mengenang perjalanan organisasi, tetapi menjadi momentum memperkuat kompetensi, profesionalisme, dan semangat pengabdian bidan dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045,” terang Siti.
Dalam seminar tersebut, dr. Dwi Krisna Imawan, Sp.OG., M.Ked.Klin., memaparkan pentingnya penguatan mutu pelayanan melalui Program Bidan Delima sebagai upaya mendorong praktik kebidanan yang profesional dan berdaya saing. Sementara Hj. Nur Cita Qomariyah, M.Kom., I.CMC., CPS., CSE., mengajak para bidan membangun personal branding profesional melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi kesehatan.
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia, Dr. Ade Jubaedah, S.SiT., M.M., M.K.M., menegaskan bidan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. “Bidan harus terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan inovasi pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” kata Ade.
Selain seminar ilmiah, rangkaian HUT IBI ke-75 juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada Pengurus Cabang IBI kabupaten/kota, Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), dan para mitra yang berkontribusi terhadap penguatan organisasi serta pelayanan kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PD IBI Jawa Timur berharap sinergi antara organisasi profesi, pemerintah, dan berbagai mitra semakin memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. info/red

Berita Lainnya
Pemkot Surabaya Hubungkan 69 Rumah Sakit dalam Satu Platform Kesehatan
Dirut BPJS Kesehatan Ingatkan 96 Dokter Spesialis Baru Jaga Mutu Layanan
Pemkot Yogyakarta dan IDI Gelar Skrining Kesehatan Gratis Deteksi Dini Kanker Payudara