
Surabaya,pustakalewi.com – Tahun Baru Imlek 2023 bertepatan pada hari Minggu tanggal 22 Januari yang dilambangkan dengan Kelinci Air. Perayaan Tahun Baru Imlek menjadi salah satu perayaan hari besar bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Hal ini menjadi momen spesial bersama keluarga dan orang terdekat.
Dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2023, Kokoon Hotel Banyuwangi mempersembahkan set-menu makanan khas China dengan nama Chinese Rijsttafel . Sesuai namanya, penyajian makanan Chinese ini terdiri dari 5 menu yang berbeda untuk porsi 6 orang . Dengan 2 pilihan set menu yang berbeda, para tamu akan berkesempatan memilih menu yang cocok untuk dinikmati bersama-sama.
Executive Chef Kokoon Hotel Banyuwangi, Chef Jerry Irwandoko menyampaikan bahwa cara penyajian makanan Chinese dengan Rijsttafel supaya para tamu bisa lebih menikmati sensasi masakan Tionghoa yang berkualitas dan berkelas dengan aneka menu makanan yang berbeda. Menu hidangan Chinese Rijsttafel dibuat dari bahan pilihan yang berkualitas dan diolah dengan rempah-rempah khas Tionghoa.
Chinese Rijsttafel tersedia dua set menu. Set-Menu A Chinese Rijsttafel terdiri dari Yang Chow Fried Rice, Tofu Lohan Cay, Kung pao Chicken, Chinese Steam Fish, Beef Black Pepper dan dessert Lychee Pudding. Sedangkan menu Set-Menu B Chinese Rijsttafel ada Chicken Fried Rice, Broccoli Mixed Garlic, Cantonese Chicken, Prawn Salted Egg, Fried Fish in Sweet Sour Sauce dengan dessert Iced Lemon Sago.
Menu Chinese Rijsttafel bisa dinikmati dengan harga Rp. 800.000,- Nett / set, untuk porsi 6 orang. Promo Chinese Rijsttafel akan berlangsung selama bulan Januari dan untuk reservasi serta informasi lebih lanjut bisa menghubungi nomor Whatsapp Kokoon Hotel Banyuwangi di +62 811 3228 6000.
info/red

Berita Lainnya
Perjalanan Perayaan 11th Anniversary , KHAS Surabaya Hotel Angkat Tema Bertajuk “Forged for Glory”
Tawarkan Fasilitas MICE dan Wedding di Kota Malang, Grand Mercure Malang Mirama Jadi Pilihan Utama Bisnis dan Acara Premium
Permintaan Penghapusan Konten Digital Yang Menyasar Karya Jurnalistik Tidak Boleh Dilakukan Sembarangan