15 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Yayasan Sosial Abdihusada Utama Kerjasama dengan Polda Jatim Gelar Vaksin Massal

9 / 100 SEO Score
vaksin masal

Surabaya – Yayasan Sosial Abdihusada Utama bekerjasama dengan Polda Jatim menggelar Vaksin Massal D1 dan D2 Sinovac. Kegiatan vaksinasi terbuka untuk umum dilaksanakan di Klinik Abdihusada Utama, Jl. Raya Mulyosari no. 42D, Surabaya, mulai pukul 8 pagi hingga selesai, Sabtu 25 September 2021.

Arief Soeharsa mewakili yayasan mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bekerjasama dengan Biddokkes (Bidang Kedokteran dan Kesehatan) Polda Jatim guna membantu mempercepat target vaksin terpenuhi dan tercapai herd immunity yang maksimal.

“Jenis vaksin yang digunakan Sinovac disediakan 1500 dosis untuk masyarakat ber-KTP Indonesia bisa mengikuti vaksin D1 maupun D2 dengan usia mulai 12 tahun ke atas,” imbuh Arief Soeharsa di tengah kegiatan berlangsung.

Masyarakat yang mengikuti vaksinasi sebelumnya telah mendaftar melalui link https://bit.ly/3zmnwfg untuk vaksin D1, dan link https://bit.ly/3nEXYYu untuk vaksin D2.

Selanjutnya saat datang ke lokasi, wajib menyerahkan fotokopi KTP untuk 18 tahun ke atas dan usia 12 hingga17 tahun menyerahkan fotokopi KK berlaku seluruh Indonesia. Membawa bolpoin sendiri, sudah makan dan wajib mentaati protokol kesehatan.

Kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Peserta melakukan pendaftaran kemudian menjalani vaksinasi. Salah satu peserta bernama Dicky (23 thn) mengaku saat ini sedang bekerja di Surabaya dan memanfaatkan vaksinasi yang digelar di Klinik Abdihusada Utama. “Saya sekarang baru mendapatkan vaksin dosis 1,” ujar pria ber-KTP Kabupaten Tuban.

Pelaksanaan vaksinasi di Klinik Abdihusada Utama


Demikian pula dengan Ernawati bersama suaminya ber-KTP Yogyakarta dan telah menjalani vaksin dosis 1 di Klinik Abdihusada Utama. “Bersyukur bisa mengikuti vaksinasi, karena sangat penting bagi kekebalan tubuh,” ujar ibu satu anak yang berharap Pandemi Covid-19 segera berakhir dan anak anak bisa masuk sekolah.

Banyak pelajar yang diantar orangtuanya datang ke lokasi vaksinasi. Adroi pelajar kelas 8 SMP Gloria yang datang dengan diantar ayahnya. Adroi mengaku tidak sakit saat disuntik, bahkan terasa biasa saja. Namun berbeda dengan Rafael yang harus dipegangi papa dan mamanya, karena takut disuntik.

Yustinus salah satu peserta turut mengimbau agar masyarakat yang belum menjalani vaksinasi agar segera divaksin selain tidak sakit juga demi kesehatan diri. “Vaksinasi tak hanya melindungi tubuh kita tapi juga orang lain. Dengan divaksin, kita mencegah penyebaran Covid-19. Jika cakupan vaksinasi tinggi dan merata di suatu daerah, maka akan terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity),” ujarnya

Sementara itu dari data vaksinasi Covid-19 di Jatim per 24 September 2021, Jumlah Sasaran Vaksinasi secara keseluruhan di Jawa Timur sebanyak 31.826.206. Jumlah total yang telah divaksinasi dosis ke-1 sebanyak 13.648.209 (42,88%). Jumlah total yang telah divaksinasi dosis ke-2 sebanyak 6.993.228 (21,97%). Jumlah total yang telah divaksinasi dosis ke-3 sebanyak 145.442 (76,59%).

Jatim masuk level 1 asesmen level COVID-19 berdasarkan rilis Kemenkes, 24 September 2021, tercatat 25 kabupaten/kota di Jatim (65,7%) masuk level 1 dan 13 daerah (34,2) masuk level 2. Info/red

9 / 100 SEO Score