17 May 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Shape The Future Today Persiapkan Generasi Muda Kristen

56 / 100 SEO Score

20250212 STFT 3
Surabaya, Pustakalewi.com – Kegiatan Shape The Future Today (STFT) Surabaya berlangsung pada Sabtu, 08 Februari 2025 di Auditorium Gedung Q Universitas Kristen Petra. Seperti pada perhelatan STFT di tempat lain, kegiatan ini mengundang banyak generasi muda yang ingin mendapat inspirasi dan motivasi.

Ratusan peserta sudah hadir sejak pagi hari dan membuat suasana Universitas Kristen Petra cukup ramai di akhir pekan. STFT merupakan inspiratif dan edukatif yang dirancang khusus untuk menjadi wadah penuntun dan Kompas pembelajaran generasi muda agar mereka mampu membentuk masa depannya.

STFT diinisiasi oleh 3JEPS Ministry pada tanggal 14 September 2018 di Surabaya dengan Marojahan Sijabat sebagai pendirinya. Marojahan Sijabat merupakan ayah dari influencer pendidikan Jerome Polin Sijabat.

Jerome Polin hadir dan mengisi sesi pertama yang membahas tentang “Time Management Skills” Sesi kedua bertema minat dan karir dipandu oleh Jehian Penangian Sijabat yang banyak berbicara tentang karir generasi Z yang berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya. Selain itu banyak dibicarakan tentang bakat dan minat. Bakat adalah kemampuan bawaan yang dimiliki seseorang, yang dimiliki orang lain sedangkan minat adalah ketertarikan seseorang terhadap suatu bidang atau aktivitas.

Sesi ketiga diisi oleh Pdt. Marojahan Sijabat dengan mengambil topik menarik yang dekat dengan generasi muda, jatuh cinta dan kewarasan. Cinta banyak memiliki arti. Dalam Alkitab, pasangan saling mencintai satu sama lain dan berkomitmen pada Tuhan. Kapasitas seseorang untuk mempertahankan akal sehat saat seseorang dipenuhi emosi misterius cinta. mMrasakan cinta dengan waras ialah saling mempercayakan satu sama lain. Pasangan melengkapi satu sama lain dalam kekurangan dan kelebihan. Pola pikiran pasangan harus sederajat. Nilai laki-laki tidak tinggi daripada perempuan, demikian pula sebaliknya.

Secara umum, materi yang disampaikan dalam tiga sesi sampai sore hari ini bersifat teologis, psikologis, dan juga praktis bagi anak muda. Apa yang dibicarakan dalam STFT 2025 ini diharapkan membentuk kerangka pikir mereka dan menghantarkan mereka agar mampu mengambil keputusan terbaik bagi dirinya dalam mewujudkan maksud Allah ketika menciptakan dirinya.

(Pramodya/Redaksi)

56 / 100 SEO Score