23 May 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Perusahaan Karniel Asal Gresik Siap Masuk Pasar Mamin di Australia

Surabaya – Perusahan di bidang makanan dan minuman sehat asal Indonesia, PT Karniel Pasific Indonesia, siap merambah pasar luar negeri, tepatnya di Sidney, Australia.

Pabrik yang sudah berproduksi delapan tahun ini memiliki keyakinan mampu menaklukkan pasar Australia dengan berbagai varian produk minuman dan makanan yang dimiliki, seperti S’Cafe frappe, S’TManiz, hydromamma, COFFEE 7, Latte7 dan Dessert factory.

“Kunjungan bapak Konjen RI di Sidney Australia ke pabrik kami menjadi salah satu penyemangat kami untuk mengembangkan bisnis ke negara Kanguru,” ujar CEO PT Karniel Pacific Indonesia Sugiarto Wijono saat menerima kunjungan Konsulat Jenderal RI di Sidney Australia Vedy Kurnia Buana di lokasi produksi, Driyorejo Gresik, Sabtu (11/11/2023).

Pasar Australia menurutnya sangat terbuka sehingga ia optimistis produknya akan diterima baik oleh masyarakat di sana.

Ia menegaskan, Karniel memiliki target untuk menjadi perusahaan pemimpin pasar yang mendunia untuk produk-produk kesehatan dan gaya hidup yang terbaik, dalam hal inovasi, produksi dan manufaktur.

“Kami terus berusaha untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua pelanggan. Dan langkah masuk ke pasar Australia ini adalah wujud dari komitmen kami untuk memberikan pilihan makanan dan minuman sehat bagi masyarakat dunia,” tandasnya.

Menanggapi keinginan tersebut, Konjen RI di Sydney Australia, Vedi Kurnia Buana menyambut baik atas upaya Karniel Pasific Indonesia dalam memasarkan produk Indonesia ke luar negeri.

Dukungan maksimal juga diberikan karena upaya tersebut sangat membantu menaikkan kinerja ekspor Indonesia. Di sana ada perwakilan dari Indonesia yang siap untuk langsung memasarkan produk-produk makanan-minuman kesehatan.

Terlebih persaingan pasar juga belum ketat karena perusahaan lain yang masuk pasar mamin kesehatan di luar negeri khususnya Australia masih belum banyak.

“Kami menyambut baik semakin banyak produk Indonesia yang masuk ke Australia. Di sini ada KBRI, ada ITPC dan juga ada trade kawasan center yang akan memberi dukungan untuk masuk pasar Australia,” pungkas Vedi Kurnia Buana. Info/red