14 September 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pemkab Kediri Tampilkan Wajah Baru dari Museum Kabupaten Kediri

59 / 100 SEO Score

Mas Bup di Museum

Kediri – Wajah baru kawasan Museum Kabupaten Kediri perlahan mulai terlihat. Di tengah pembangunan tahap ketiga, pemerintah daerah tak hanya menata bangunan museum, tetapi juga menyiapkan sebuah ruang terbuka yang ditujukan menjadi panggung bagi denyut seni dan budaya Bumi Panjalu.

Bangunan yang berada di Desa Menang, Kabupaten Kediri, itu nantinya dilengkapi amfiteater berkapasitas sekitar 1.000 penonton. Ruang pertunjukan tersebut dirancang dengan sentuhan arsitektur yang merepresentasikan karakteristik khas Kediri.

Perubahan juga akan terasa pada tampilan depan museum. Fasad berbentuk piramida dipadukan dengan aksen besi cutting yang mengelilingi area depan bangunan, menciptakan wajah baru bagi kompleks museum daerah tersebut.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengatakan perencanaan pembangunan tahap ketiga turut melibatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.

Keterlibatan tersebut diharapkan membuat desain dan fungsi kawasan museum tidak sekadar menjadi ruang penyimpanan maupun pameran sejarah, tetapi juga mampu merepresentasikan kebudayaan khas Kabupaten Kediri.

“Dengan demikian, harapannya (pembangunan museum) bisa mewakili kebudayaan khas Kabupaten Kediri,” kata Irwan, Jumat (11/9/2026).

Amfiteater menjadi salah satu bagian yang paling menonjol dalam pembangunan tahap ini. Dengan daya tampung kurang lebih 1.000 penonton, ruang tersebut diproyeksikan menjadi tempat berlangsungnya berbagai pertunjukan seni dan budaya.

Pada area panggung, pemerintah daerah juga menyiapkan gapura bentar khas Kediri. Pembangunan elemen tersebut ditargetkan rampung pada November mendatang.

Tak hanya sebagai latar panggung, bagian belakang amfiteater akan dilengkapi tembok memanjang. Elemen ini disiapkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari media promosi hingga ruang untuk menampilkan relief yang memperkuat identitas Kabupaten Kediri.

Tembok tersebut juga memiliki fungsi lain. Menurut Irwan, desain itu sekaligus menjadi jalur sirkulasi bagi para pelaku pertunjukan ketika menuju maupun meninggalkan panggung.

“Di samping itu, latar belakang ini sekaligus sebagai sirkulasi bagi para pementas menuju maupun keluar panggung,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengatakan keberadaan amfiteater sejak awal dirancang untuk membuka ruang yang lebih luas bagi para pelaku seni dan budaya.

Ruang pertunjukan itu diharapkan tidak berhenti sebagai bangunan pelengkap museum. Pemerintah daerah ingin menjadikannya sebagai panggung yang hidup, dengan pertunjukan seni yang dapat digelar secara rutin sekaligus memperkuat daya tarik kawasan museum sebagai destinasi wisata budaya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Disparbud Kabupaten Kediri tengah menyusun skema penjadwalan agar pertunjukan dapat berlangsung secara konsisten.

“Hadirnya amfiteater ini bisa menjadi salah satu daya tarik bagi area museum ini,” ujar Mustika.

Pembangunan kawasan museum sendiri menjadi salah satu perhatian Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam upaya meningkatkan Objek Pemajuan Kebudayaan.

Konsep yang disiapkan tidak berhenti pada museum dan amfiteater. Dalam satu kawasan tersebut nantinya juga terdapat Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Kantor Dewan Kesenian Kabupaten Kediri.

Penyatuan berbagai fasilitas itu diarahkan untuk menghadirkan layanan kebudayaan yang lebih terintegrasi. Museum diharapkan menjadi ruang yang mempertemukan sejarah, seni, pelaku budaya, sekaligus masyarakat.

“Mas Bupati (Mas Dhito) berharap agar kompleks museum ini bisa jadi one stop cultural service,” pungkas Mustika.

Jika konsep tersebut berjalan sesuai rencana, kawasan Museum Kabupaten Kediri di Desa Menang tak sekadar menjadi tempat untuk menengok masa lalu. Di sana, sejarah, seni, dan kebudayaan diharapkan dapat bertemu dalam satu ruang—sekaligus membuka panggung baru bagi masa depan kebudayaan Kediri. info/red

59 / 100 SEO Score