
Surabaya – Kemajuan teknologi serta tumbuhnya jumlah penduduk di Jawa Timur terutama ibukota Jawa Timur yaitu Kota Surabaya membuat Pemerintah Kota berencana membangun sistem transportasi yang dapat memfasilitasi warganya dengan mudah.
Dilansir dari kanal YouTube @TheWandererIndonesia, pihak Japan International Coopertaion Agency atau JICA telah melakukan kunjungan ke Surabaya untuk bertemu dengan Gubernur Jawa Timur.
Dalam pertemuan itu, telah dibahas rencana pembuatan MRT sebagai transportasi publik yang akan dibangun di Surabaya dan sekitarnya.
Perencanaan ini sudah berlanjut ketahap survey awal dalam pembuatan MRT, kemudian diteruskan ke tahap pra-feasibility study.
Tahap ini merupakan uji kelayakan yang diperkirakan memakan waktu kurang dari setahun, dan ditargetkan selesai pada tahun 2024.
Perencanaan ini sendiri dilakukan untuk menumbuhkan perekonomian serta mengurangi macet di ibukota Jawa Timur tersebut.
Rencananya, pembangunan MRT akan dilakukan secara bertahap, dengan fase awal proyek berlokasi di Surabaya, dan dipertimbangkan memiliki lima rute yang masih dalam penelitian.
Rute awal yang diuji cobakan berada di Bundaran Waru, yang merupakan pertemuan dari Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, serta kawasan Wonokromo dan Diponegoro di Surabaya.
Proyek MRT ini juga direncanakan akan menghubungkan tiga kampus besar di Surabaya, yaitu Universitas Airlangga Kampus C, Institu Teknologi Sepuluh November, dan Universitas Negeri Surabaya.
Proyek ini diproyeksikan membutuhkan investasi yang cukup tinggi, dengan anggaran tahap pertama diperkirakan mencapai 20 triliun Rupiah.
Walikota Surabaya sendiri, Eri Cahyadi, telah memfasilitasi masyarakatnya dengan Bus Suroboyo sebelum mencicipi MRT. info/red

Berita Lainnya
KPPU–Kejaksaan Agung Berhasil Pulihkan Rp43,9 Miliar dari Denda Pelaku Usaha
Sekar Laut Optimis Akhir 2026 Raih Kenaikan Laba 20%
KAI Tanggung Seluruh Biaya Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur