29 April 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Sekar Laut Optimis Akhir 2026 Raih Kenaikan Laba 20%

61 / 100 SEO Score

20260428 184906 90

Surabaya – PT Sekar Laut Tbk menargetkan sampai akhir tahun ini mampu meraih kenaikan total penjualan sebesar 10%, dan laba bersih yang meningkat sekitar 20%.

Target kenaikan perseroan itu diungkapkan Jimmy Herlbang, Sekretaris Perusahaan PT Sekar Laut Tbk, saat usai acara Punlic Expose Tahunan, di Grand Swiss-Bellhotel Darmo, Surabaya, Selasa (28/4/2026).

Menurut dia, di tengah ketidakpastian perekonomian global, kinerja perseroannya dapat menutup tahun buku 2025 dengan hasil yang cukup memuaskan.

“Meski dinamika global masih berlanjut, PT Sekar Laut Tbk berhasil menjaga stabilitas kinerja usaha sepanjang tahun,” kata Jimmy.

Seperti diketahui, pada laporan Punlic Expose Tahunan PT Sekar Laut Tbk telah berhasil meraih pertumbuhan pendapatan cukup bagus.

Dari data itu pendapatan tumbuh 16% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp2.651M, serta laba yang meningkat 6% dari tahun buku 2024.

Pencapaian ini menunjukkan kemampuan dan kinerja perseroan itu dalam cuku tangguh, di tengah gonjang ganjing kondisi perekonomian global.

Jimmy menambahkan, capaian itu tidak dilalui dengan mudah, namun dilakukan dengan cara dan upaya keras untuk mengatasi kondisi pasar global yang melesu itu.

Dicontohkan, perseroan telah berupaya agar titik distribusi terus bertambah, begitu juga inovasi produk yang yerus dilakukan sesuai selera pasar.

Sejalan dengan itu, Perusahaan terus berupaya mempertahankan kegiatan produksi dan penyaluran produk untuk memenuhi kebutuhan pasar.

“Pencapaian ini menunjukkan kemampuan Perusahaan untuk tetap tangguh di tengah perekonomian global,” jelas Jimmy.

Terobosan lain sepwrti mencari pasar baru, diakui terus dilakukan, baik untuk pasar lokal maupun ekspor.

Untuk pasar baru, baik lokal maupun asing, disebutkan sangt perlu dilakukan untuk gantikan tujuan yang lama.

Ekspor tujuan Timur Tengah misalnya, meski sekitar 3%-5% ke Uni Emirat dan Dubai, saat ini dilakukan terobosan ke negara lain seperti ke China dan negara potensial lainnya.

“Sebenarnya total ekspor produk Sekar Laut hanya 15%, 85% diaerap pasar domistik. Meski begitu tetap kita cari terobosan,” tutur Jimmy.

John C. Gozal, Direktur PT Sekar Laut Tbk, menambahkan kendala yang dihadapi tahun 2025 diakui cukup berat.

Diakui perusahaan kembali dihadapkan pada tantangan ekonomi global, dimana dampak Geopolitik semakin besar dirasakan oleh perekonomian Indonesia, seperti daya beli masyarakat yang melemah, meningkatnya suku bunga acuan.

Selain itu, ada tekanan pasar dengan semakin maraknya produk dari perusahaan asing yang mulai meramaikan pasar dalam negeri.

“Meskipun demikian, kami tetap fokus pada penyebaran luas area pemasaran dalam dan luar Pulau Jawa dan perluasan pangsa ekspor,” jelas John.

Di samping tantangan diatas, ia juga mengatakan perusahaan juga menghadapi tantangan gejolak harga dan ketersediaan bahan baku.

Kondisi geopolitik yang tengah berlangsung dan kondisi cuaca yang tidak menentu, berdampak pada gejolak dalam sektor komoditi pangan.

Sehingga harga bahan baku meningkat dan ketersediaan bahan baku yang terbatas, yang kemudian berdampak pada naiknya harga pokok produksi.

“Meskipun demikian, kami tetap optimis, hal tersebut kami jadikan sebuah catatan dan pada awal tahun, dimana kami telah menargetkan kenaikan total penjualan sebesar 10% dan laba bersih sebesar 20%,” kata John optimistis.

Dia juga menjelaskan tahun 2025 Perseroan optimis bahwa penjualan akan meningkat meskipun berbagai tantangan ekonomi dunia akan berdampak pada proses bisnis Perseroan.

“Perseroan yakin bahwa dengan menjaga rantai distribusi dan kualitas produk, target bisnis yang sudah ditetapkan dapat tercapai,” katanya.

“Seiring dengan ketidakpastian kondisi yang terjadi, perseroan mengimbangi dengan inovasi yang berkelanjutan, mulai dari pengembangan produk sampai ke pemasaran.”

Perseroan, lanjut John, harus berjalan secara dinamis dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, tentunya disertai dengan pengetahuan akan kondisi pasar dan kemampuan untuk menangkap peluang yang baru.

Perseroan optimis akan terbuka kesempatan baru untuk terus mengeluarkan produk baru yang higienis dan diminati masyarakat, tanpa menurunkan mutu dan kualitas produk yang sudah diproduksi hingga detik ini.

Dengan begitu, pola hidup masyarakat akan lebih terarah untuk menggunakan produk yang sehat dan praktis.

“Peluang usaha ini yang akan menjadi landasan pertumbuhan jangka panjang bagi usaha perseroan, termasuk juga pernaikan kinerja, ” tegas John. Info/red

61 / 100 SEO Score