
Perkembangan digitalisasi saat ini berkembang saat pesat yang didukung dengan teknologi yang semakin canggih. Adanya perkembangan ini membuat banyak sekali media yang dapat digunakan untuk melakukan komunikasi baik komunikasi pribadi, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi, komunikasi publik, dan komunikasi massa. Media yang marak digunakan oleh masyarakat yaitu media sosial. Media sosial digunakan untuk mempublikasikan berbagai kegiatan pribadi maupun kelompok.
Yang menarik dari media sosial adalah setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk membagian berbagai kegiatan baik foto dan video kapan saja dan dimana saja. Selain itu, setiap individu juga memiliki kesempatan untuk memberikan respon berupa like, komentar, dan dapat membagikan konten. Namun, dengan kebebasan ini terdapat perbuatan yang melanggar etika dalam bermedia sosial. Pelanggaran ini, dapat berupa komentar buruk, membagikan konten yang tidak sesuai, membagikan informasi yang tidak benar, dan lain lain.
Dengan demikian, diperlukan adanya etika dalam menggunakan media sosial. Etika komunikasi digital dan media sosial merupakan prinsip yang mengatur tingkah laku dalam menggunakan media digital atau media sosial. Pentingnya menerapkan etika dalam bermedia sosial yaitu untuk saling menghormati antar pengguna dan memiliki batasan dalam penggunaannya.
Namun, pada nyatanya saat ini banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna media sosial. Pelanggaran ini, seperti mengambil dan membagikan foto atau video orang lain tanpa izin dengan berbagai informasi yang belum pasti kebenarannya. Hal ini telah melanggar privasi orang lain dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang lain.
Etika yang harus dilakukan dalam membuat konten yang menyangkut orang lain dan akan dipublikasikan ke media sosial yaitu harus pendapatkan izin dari pihak yang bersangkutan. Adanya etika yang dijunjung dalam bermedia sosial, dapat meningkatkan rasa hormat dan menghargai privasi orang lain dan terhindar dari berbagai masalah.
Penulis : Mehta Juwita Resi Iklas Darmagati – Mahasiswa Fikom Universitas Ciputra Surabaya

Berita Lainnya
Onta, Kelinci dan Babi: Sama-Sama Dilarang, Kenapa Babi Saja yang Diserang?
Mewujudkan Harmoni Sosial di Bumi Bhineka Tunggal Ika
Literasi Keagamaan Lintas Budaya di Sekolah Kristen, Sebuah Keniscayaan