7 May 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Magang di Perum Perhutani, Faris Mengasah Keahlian Humas melalui Pengelolaan Berita dan Dokumentasi

60 / 100 SEO Score

WhatsApp Image 2026 05 04 at 12.15.26

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, Muhammad Faris Ardiansyah saat magang di Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur

Magang menjadi salah satu tahap penting dalam perjalanan akademik yang memberikan kesempatan untuk merasakan langsung dunia kerja. Hal tersebut juga dirasakan saat menjalani program magang di Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, khususnya pada divisi Humas. Dalam posisi ini, berbagai pengalaman diperoleh, mulai dari pengelolaan berita hingga dokumentasi kegiatan yang berlangsung di lingkungan instansi.

“Saya pertama kali masuk magang dengan rasa penasaran tentang bagaimana sebenarnya peran Humas dalam sebuah perusahaan,” ungkapnya. Divisi Humas di Perhutani memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus menjaga citra perusahaan. Oleh karena itu, kegiatan yang dilakukan tidak hanya sekadar administratif, tetapi juga berkaitan langsung dengan komunikasi publik.

Salah satu tugas utama yang dilakukan adalah mengedit berita, khususnya untuk media internal seperti Suara Rimba. “Saya belajar bagaimana menyusun kalimat yang lebih rapi, memperhatikan ejaan, serta memastikan isi berita sesuai dengan fakta,” jelasnya. Proses ini menuntut ketelitian tinggi, karena kesalahan kecil dalam penulisan dapat memengaruhi kualitas informasi yang disampaikan.

Selain itu, kegiatan lain yang cukup rutin dilakukan adalah merekap berita. Proses ini dimulai dari pengumpulan berita yang dikirim melalui grup WhatsApp oleh Humas dari berbagai Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) di Jawa Timur. “Saya harus membuka setiap link berita, kemudian mencatat judul, media publikasi, asal KPH, dan link berita tersebut ke dalam Excel,” katanya. Kegiatan ini tidak hanya melatih ketelitian, tetapi juga kemampuan dalam mengelola data secara sistematis.

Menariknya, hasil rekap berita tersebut tidak hanya berhenti di tingkat Divisi Regional. Data yang telah disusun kemudian dicocokkan dengan rekap dari Perhutani pusat. “Kalau ada berita yang belum masuk di data pusat, saya harus menambahkannya agar datanya lengkap,” tambahnya. Proses ini menunjukkan pentingnya sinkronisasi data agar informasi yang dimiliki perusahaan tetap konsisten.
Selain bekerja dengan data, pengalaman lain yang tidak kalah menarik adalah melakukan dokumentasi kegiatan. “Saya pernah mendokumentasikan berbagai acara, seperti kunjungan, kegiatan internal, hingga acara keagamaan,” ujarnya. Dalam kegiatan ini, mahasiswa bertugas mengambil foto dan video yang nantinya akan digunakan sebagai bahan publikasi.

Setelah proses dokumentasi, tugas selanjutnya adalah mengedit video hasil rekaman. “Saya belajar bagaimana menggabungkan beberapa video, menambahkan musik, dan membuat hasilnya lebih menarik untuk dipublikasikan,” katanya. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru dalam bidang multimedia, sekaligus mengasah kreativitas dalam menyajikan informasi secara visual.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai peran Humas dalam sebuah instansi. Tidak hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan bahwa informasi tersebut akurat, menarik, dan dapat dipercaya oleh masyarakat. “Saya jadi lebih paham bahwa pekerjaan Humas itu cukup kompleks, karena harus teliti, kreatif, dan juga cepat dalam bekerja,” jelasnya.

Melalui pengalaman magang ini, banyak hal yang dapat dipelajari, baik dari segi teknis maupun non-teknis. Kemampuan dalam mengelola data, menyunting berita, hingga membuat konten visual menjadi bekal penting untuk dunia kerja ke depan. Selain itu, pengalaman berinteraksi dengan lingkungan kerja juga membantu dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan adaptasi.

“Magang ini bukan hanya tentang menyelesaikan tugas, tapi juga tentang belajar memahami dunia kerja secara langsung,” tutupnya. Dengan berbagai pengalaman yang diperoleh, magang di Perum Perhutani menjadi salah satu langkah awal dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional, khususnya di bidang komunikasi dan kehumasan.

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, Muhammad Faris Ardiansyah

60 / 100 SEO Score