
Surabaya – Universitas Kristen Petra gelar Petra Parade 2026 pada 6–9 Mei 2026 di Kampus Siwalankerto sebagai upaya membantu siswa SMA menghadapi fenomena banjir informasi di era digital. Kegiatan ini diikuti sekitar 2.000 siswa dan dirancang sebagai ruang eksplorasi untuk mengenal dunia perkuliahan sekaligus arah karier.
Mengusung tema Exploring the Bright Future, acara ini tidak hanya menampilkan pengenalan program studi, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar interaktif yang mendorong kreativitas dan kemampuan problem solving.
Ketua Panitia Petra Parade 2026, Dr. Endo Wijaya Kartika, S.E., M.M., menegaskan pentingnya peran kampus dalam membimbing generasi muda di tengah derasnya arus informasi. “Kami percaya bahwa kampus tidak boleh hanya menjadi bangunan fisik tempat belajar, tetapi harus menjadi Home for the Bright. Di sini, siswa diajak menjadi sosok yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga secara emosional, sosial, dan spiritual. Kami ingin menciptakan ruang aman bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi diri,” terang Endo.
Selama kegiatan, siswa tidak hanya berkeliling kampus, tetapi juga terlibat dalam berbagai simulasi. Di Fakultas Kedokteran Gigi, misalnya, peserta mengikuti simulasi Dental Detective untuk memecahkan kasus melalui identifikasi gigi. Sementara di program studi Desain Komunikasi Visual, siswa diajak mengolah ide menjadi karya melalui pembuatan produk kreatif.
Salah satu peserta, Raphael Vincentius Tanuwijaya, siswa SMA St. Bonaventura Madiun, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Seru banget kegiatannya. Lalu aku bisa bertemu sekaligus sharing dengan teman-teman baru dari sekolah lain,” ujar Raphael.
Melalui Petra Parade 2026, Universitas Kristen Petra berupaya menghadirkan ekosistem belajar yang lebih bermakna, tidak hanya membekali siswa dengan informasi, tetapi juga membantu mereka memahami potensi diri dan kesiapan menghadapi dunia profesional. info/red

Berita Lainnya
UK Petra Hadirkan Pusat Edukasi Blockchain Cegah Risiko Phishing
Mensos Gus Ipul Pastikan Lulusan Sekolah Rakyat Tak Menganggur
Program Petra Mengajar V Jangkau 1.000 Anak Prasejahtera di Surabaya