13 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kunker ke Merauke, Presiden Jokowi Sempatkan ke Pasar Sota

11 / 100 SEO Score
Jokowi merauke

Merauke – Serangkaian agenda kerja dijalani Presiden Jokowi di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Minggu 3/10/21. Namun Presiden Jokowi menyempatkan ke Pasar Sota berbincang dengan mama-mama penjual.

Presiden pun membeli bawang dan pisang. “Lima ribu,” ucap mama penjual saat ditanya harganya.

“Saya beli empat, jadi semua Rp20 ribu,” kata Presiden.

Namun, Presiden memberikan uang Rp100 ribu sebanyak 10 lembar. “Saya beli pisang Rp20 ribu. Jadi kembalinya berapa?” tanya Presiden.

“Kembalinya terima kasih Bapak Presiden,” ucap mama penjual disambut senyum Presiden.

“Ya, terima kasih, terima kasih ya Bu,” kata Presiden.

Selain Pasar Sota, sebelumnya Presiden juga menyempatkan meninjau sejumlah fasilitas PLBN seperti alur keberangkatan Indonesia-Papua Nugini dan kedatangan Papua Nugini-Indonesia hingga Plaza Garuda.

Di tempat tersebut, Kepala Negara berjumpa sejumlah pelintas batas dan menyempatkan berbincang sejenak dengan mereka.

Presiden RI Joko Widodo menegaskan kawasan perbatasan harus terus dibangun, karena merupakan representasi wajah bangsa Indonesia.

“Kawasan perbatasan adalah beranda depan Indonesia yang mewakili wajah bangsa, yang harus terus kita bangun agar bisa menjadi representasi kemajuan Indonesia, yang membanggakan seluruh warga kita,” ujar Presiden Jokowi mengawali sambutannya.

Kepala Negara, memerintahkan jajaran terkait untuk membangun kembali pos lintas batas di berbagai perbatasan negara di seluruh tanah air.

“Sejak tujuh tahun terakhir saya telah memerintahkan untuk membangun kembali Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di berbagai titik di seluruh tanah air, dengan wajah baru, dengan tampilan baru, dan juga yang paling penting dengan cara-cara pelayanan yang baru yang lebih baik, yang menjadi cerminan komitmen kita untuk membangun Indonesia dari kawasan perbatasan,” ujarnya.

PLBN Terpadu Sota merupakan PLBN kedelapan yang dibangun pemerintah di perbatasan Indonesia dan PLBN kedua yang dibangun di Papua setelah PLBN Skouw di Jayapura.

“PLBN Sota ini dibangun dengan konsep yang terintegrasi, memiliki fasilitas yang lengkap, ada bangunan komersial, ada fasilitas umum dan sosial, mes pegawai, tempat ibadah, ada pasar, ada jalan pedestrian, area parkir, juga infrastruktur pendukung lainnya,” ungkapnya.

Presiden berharap kehadiran PLBN memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi keamanan, perekonomian, maupun dalam meningkatkan nasionalisme bangsa.

“Saya berharap PLBN Sota ini akan memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih nyaman kepada masyarakat kita, Indonesia, yang melintasi perbatasan Indonesia menuju Papua Nugini dan meningkatkan keamanan di wilayah perbatasan, serta mendorong pertumbuhan sentra-sentra perekonomian baru, dan membuat masyarakat di perbatasan semakin cinta dan bangga terhadap negara kita, Indonesia,” pungkasnya.

Masih dalam rangkaian agenda kerja, Presiden Jokowi meresmikan Rumah Sakit (RS) Modular Jenderal TNI L.B. Moerdani di Merauke.

“Alhamdulillah, pada sore hari ini pembangunan Rumah Sakit Jenderal TNI L.B. Moerdani sudah selesai dan siap dimanfaatkan untuk melayani masyarakat, utamanya masyarakat di Kabupaten Merauke,” ucap Presiden dalam sambutannya.

Kepala Negara mengungkapkan, pembangunan RS modular ini dilakukan dengan sangat cepat, dalam kurun waktu kurang lebih 20 hari dan semula dimaksudkan untuk penanganan pasien COVID-19 di Papua, khususnya di Kabupaten Merauke.

“Tetapi karena kasus-kasus COVID-19 sekarang ini sudah menurun, sudah melandai, ini juga selain untuk mendukung pelaksanaan PON XX di Papua, ini nanti juga bisa dimanfaatkan pasca PON untuk melayani seluruh masyarakat yang ada,” imbuhnya. Seperti disampaikan Presiden Jokowi, RS Jenderal TNI L.B. Moerdani memiliki fasilitas yang lengkap, mulai dari ruang rawat inap, radiologi, hingga farmasi.

“Ada ruang rawat inap isolasi, karantina, laboratorium, IGD, OK, dan radiologi, dan juga farmasi yang sangat dibutuhkan untuk membantu penanganan-penanganan masyarakat yang sakit dengan pelayanan kesehatan yang cepat dan mudah dan terjangkau,” paparnya.

Di masa pandemi seperti saat ini, fasilitas kesehatan sangat dibutuhkan terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau, sehingga masyarakat dapat terlayani ketika menghadapi masalah kesehatan.

“Saya berpesan agar rumah sakit ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melayani seluruh masyarakat dengan pelayanan yang cepat dan nyaman,” pungkasnya.

Presiden RI Joko Widodo juga meresmikan Terminal Baru Bandar Udara (Bandara) Mopah seluas 7.200 meter persegi dengan kapasitas 638 ribu penumpang per tahun. “Ini sangat besar sekali,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Presiden berharap keberadaan terminal yang baru ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap penumpang di Bandara Mopah.

Bandara yang berada di ujung timur Indonesia ini terus dikembangkan agar konektivitas di Merauke melalui jalur udara semakin baik.

Presiden berpesan kepada Gubernur dan Bupati Merauke agar memanfaatkan bandara ini sebaik-baiknya dan mendorong lahirnya sentra-sentra ekonomi baru di Kabupaten Merauke dan sekitarnya, serta meningkatkan daya saing daerah dalam ekspor dan investasi.

“Sejak tujuh tahun terakhir kita terus membangun dan mengembangkan bandara, membangun pelabuhan untuk memperlancar konektivitas tol laut, serta membangun jalan di seluruh penjuru tanah air,” ungkap Presiden.

Pembangunan infrastruktur ini sangat penting untuk meningkatkan konektivitas antarpulau, yang tak hanya memudahkan mobilitas tetapi juga mempersatukan bangsa Indonesia.

Saat ini Bandara Mopah sudah bisa didarati oleh pesawat jenis Boeing 737 dan Airbus 320. info/red

11 / 100 SEO Score