6 June 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kejagung Lakukan Tes Urine 264 Jaksa Secara Mendadak, Ini Hasilnya

6 / 100 SEO Score
b86decde97bacdc65c3acaeec9183948
Ilustrasi. Tes urine untuk mengetahui apakah seseorang menggunakan narkoba atau tidak.

Pustakalewi.com – Sebanyak 264 jaksa pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intel) dites urine secara mendadak. Tes itu dilakukan dalam acara rapat paripurna yang diadakan Bidang Intelijen di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI hari ini, Rabu (9/11).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan ratusan jaksa yang dites urine itu terdiri dari pejabat eselon II, eselon III, eselon IV, dan staf pada JAM-Intel. Kegiatan itu digelar atas kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat.

“Hasilnya negatif, tidak ada yang terdeteksi menggunakan obat-obatan terlarang,” ungkap Ketut melalui keterangan tertulis. JAM-Intel Amir Yanto mengatakan tes urine dadakan itu adalah upaya deteksi dini penyalahgunaan peredaran narkoba di jajaran Intelijen Kejagung.

Ia berharap kegiatan tersebut dilaksanakan secara kontinyu, termasuk jajaran jaksa di daerah. Dalam acara tersebut, Amir menekankan pentingnya Pusat Informasi Intelijen Kejaksaan yang tersentralisasi dalam Bank Data Intelijen.

Diharapkan, sistem yang terintegrasi itu bisa berkembang menjadi pusat informasi bagi media dan masyarakat tentang kegiatan dan kinerja Kejaksaan saat ini dan masa datang.

“Tugas kita memberikan informasi, mitigasi risiko, membuat peta masalah, menguraikan potensi yang tidak saja negatif tapi juga menguntungkan bagi pemerintah dan institusi,” jelas Amir.

Di samping itu, ia juga meminta seluruh jajarannya untuk mendeteksi dini dampak kenaikan harga-harga di daerah. Ini bertujuan agar para jaksa bisa memberikan informasi kepada pimpinan dan pemerintah, baik di pusat maupun daerah, secara cepat dan tepat. Info/red

6 / 100 SEO Score