7 May 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Implementasi Public Relations dalam Kegiatan Magang di PT PLN (Persero) UP3 Surabaya Barat

56 / 100 SEO Score

IMG 20260507 WA0025

Implementasi Public Relations dalam Kegiatan Magang di PT PLN (Persero) UP3 Surabaya Barat

Dunia kerja sering kali terasa berbeda dengan apa yang dipelajari di bangku kuliah. Hal ini saya rasakan selama menjalani program magang di PT PLN (Persero) UP3 Surabaya Barat. Saya, Alyf Jagad Satria Haristian (1152300075). Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya telah menjalankan magang tersebut selama kurang lebih dua bulan, mulai 5 Januari hingga 25 Maret 2026. Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, pengalaman ini menjadi kesempatan untuk

melihat langsung bagaimana aktivitas Public Relations dijalankan dalam lingkungan kerja yang nyata.

Selama magang di PT PLN (PERSERO), saya ditempatkan pada bagian yang menangani komunikasi perusahaan, khususnya di bidang pengelolaan media digital. Dari tempat magang tersebut, saya tidak hanya belajar tentang bagaimana menyampaikan informasi, tetapi juga bagaimana mengemas pesan agar menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Salah satu kegiatan yang rutin saya lakukan adalah membuat konten media sosial

perusahaan. Dengan menggunakan Canva, saya merancang berbagai desain poster informatif, mulai dari menentukan konsep, memilih template, hingga menyusun elemen visual seperti warna, gambar, dan teks agar terlihat menarik. Konten yang dibuat beragam, seperti informasi promo

tambah daya listrik, edukasi keselamatan penggunaan listrik, hingga sosialisasi penggunaan aplikasi PLN Mobile. Selain desain, saya juga menyusun caption yang disesuaikan dengan gaya komunikasi perusahaan agar pesan dapat tersampaikan dengan jelas.

Selain itu, saya juga terlibat dalam proses editing video menggunakan CapCut. Video yang diedit biasanya berasal dari hasil dokumentasi kegiatan perusahaan, kemudian diolah menjadi konten yang lebih menarik untuk media sosial. Prosesnya meliputi pemotongan video, penyusunan

alur cerita, penambahan teks, serta musik latar agar konten lebih hidup dan komunikatif. Dari sini, saya belajar bahwa video yang sederhana pun bisa menjadi efektif jika disusun dengan alur yang tepat.Kegiatan lain yang saya lakukan adalah dokumentasi berbagai aktivitas perusahaan.

Mulai dari Apel Pasukan dalam rangka Bulan K3 Nasional, kegiatan senam bersama pegawai, hingga simulasi tanggap darurat kebakaran. Dalam proses ini, saya belajar bagaimana menangkap momen penting melalui foto dan video, serta memilih hasil dokumentasi yang layak untuk dipublikasikan. Saya juga sempat terlibat dalam persiapan kegiatan formal perusahaan, seperti Rapat Kerja

Semester I Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, saya membantu membuat video looping, video awarding, serta menyiapkan materi visual untuk presentasi. Pengalaman ini memberi gambaran bagaimana konten visual digunakan dalam acara resmi dan pentingnya ketelitian dalam setiap detail yang ditampilkan. Tidak hanya bekerja secara individu, saya juga banyak berkoordinasi dengan berbagai divisi untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam pembuatan konten. Dari sini, saya menyadari bahwa komunikasi yang baik tidak hanya penting untuk publik, tetapi juga dalam kerja sama tim di perusahaan.

Selama proses magang, saya juga menghadapi beberapa kendala. Salah satunya adalah menyesuaikan hasil desain dengan standar perusahaan. Di awal, saya masih perlu beradaptasi dengan gaya visual dan cara penyampaian informasi yang digunakan. Untuk mengatasinya, saya banyak mempelajari konten sebelumnya dan meminta masukan dari pembimbing. Kendala lain adalah manajemen waktu, terutama ketika harus menyelesaikan beberapa tugas dalam waktu yang bersamaan. Hal ini saya atasi dengan membuat daftar pekerjaan dan menentukan prioritas agar semua tugas dapat diselesaikan tepat waktu. Selain itu, dalam proses koordinasi, terkadang saya harus menunggu data dari divisi lain, sehingga saya belajar untuk lebih aktif berkomunikasi dan melakukan tindak lanjut secara profesional.

Dalam kegiatan dokumentasi, saya juga sempat menghadapi kondisi lapangan yang kurang mendukung, seperti pencahayaan yang tidak optimal. Namun, hal tersebut saya siasati dengan mencari sudut pengambilan gambar yang lebih baik dan melakukan penyesuaian saat proses penyuntingan.

Melalui berbagai pengalaman tersebut, saya tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis seperti desain grafis dan editing video, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja. Pada akhirnya, magang ini menjadi pengalaman berharga yang memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja, khususnya di bidang Public Relations. Pengalaman ini juga menjadi bekal penting bagi saya untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional setelah menyelesaikan studi.

Penulis Alyf Jagad Satria Haristian 1152300075

56 / 100 SEO Score