3 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Elyon Christian School Siap Cetak Peserta Didik untuk Era Masyarakat 5.0

11 / 100 SEO Score
elyon
Elemas Theo, Direktur Operasional, Elyon Christian School

Surabaya,pustakalewi.com – Pesatnya perkembangan teknologi komunikasi menuntut dunia pendidikan untuk merespon dengan serius. Tantangan ini kemudian melahirkan gagasan dan inovasi baru yang harapannya memberikan dampak signifikan bagi peserta didik.

Merespon tantangan di abad 21 ini, penting bagi institusi pendidikan untuk menekankan komunitas pembelajar aktif dalam mendapatkan ragam sumber pembelajaran tidak hanyadari buku, tetapi juga dari aneka platform teknologi & informasi serta perkembangan kurikulum secara global. Mendikbudristek Nadiem Makarim mencanangkan program kebijakan baru, Merdeka Belajar, yang menegaskan bahwa kemerdekaan belajar artinya memberikan keleluasaan bagi siswa untuk memilih pelajaran sesuai minat mereka. Merdeka Belajar bisa dijadikan solusi, di mana kebijakan dirancang berdasarkan keinginan dan memprioritaskan kebutuhan siswa.

Sejalan dengan gagasan tersebut, Elyon Christian School (ECS) sebagai sekolah satuan pendidikan kerjasama (SPK) di Surabaya, memprioritaskan untuk menciptakan dan meningkatkan kualitas peserta didik dengan kecakapan abad 21 seperti kreativitas, pemikiran kristis, komunikasi dan kolaborasi melalui pendekatan holistik dan kurikulum internasional Cambridge. Kurikulum Cambridge menjadi pilihan terbaik setelah melalui kajian dan studi yang panjang yang dilakukan oleh ECS, sebagai penyelenggara pendidikan. Kurikulum ini menawarkan fleksibilitas seperti pilihan mata pelajaran yang sangat luas, penyesuaian dengan budaya lokal (dengan pendekatan internasional), menumbuhkan rasa keingintahuan dan semangat belajar jangka panjang. Beragamnya pilihan mata pelajaran yang ditawarkan memfasilitasi peserta didik untuk belajar sesuai dengan potensi, minat dan kebutuhan di jenjang pendidikan lebih tinggi.

Selanjutnya, pemetaan potensi dan minat siswa telah dilakukan sejak dini dengan komunikasi intensif antara konselor dengan orang tua dan siswa sehingga sehingga kebutuhan belajar setiap siswa bisa terakomodir dan nereka dapat tumbuh dengan kecintaan untuk belajar,mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan mempersiapkan pendidikan di jenjang universitas.

“Di jenjang SMP dan SMA, ECS mengembangkan 5 jurusan akademik yang memungkinkan mereka untuk lulus dan diterima di universitas. Jika pada sekolah dengan kurikulum nasional hanya 2 jurusan akademik: IPA (Ilmu Pengetahuan) dan IPS (Sosial). Kami juga memiliki ini juga; hanya saja kami telah mendiversifikasi dan menyesuaikan sesuai dengan minat dan bakat siswa. Hasilnya adalah sistem jurusan dan sub-jurusan yang terspesialisasi dan sangat terfokus.“ Terang Elemas Theo, Direktur Operasional, Elyon Christian School, Kamis (19/08/21) di campus darmo.

Sebagai simulasi siswa dengan program IPA (atau Sains) dapat memilih dari 4 jurusan yang berbeda: 1. Sains; 2. Ilmu Komputer; 3. Seni & Desain; dan 4. Musik. Sementara siswa yang mengikuti program IPS (atau Sosial) kami dapat memilih dari 3 jurusan yang berbeda: 1. Bisnis; 2. Seni & Desain; dan 3. Musik. Secara keseluruhan 5 jurusan yang tersedia untuk siswa ECS: Sains, Ilmu Komputer, Bisnis, Seni & Desain, dan Musik.

“Semua 5 jurusan memuncak dengan penilaian internasional Cambridge. Mendapatkan nilai bagus di sekolah dan ujian Cambridge akan memungkinkan siswa memenuhi syarat untuk beasiswa internasional dan masuk ke universitas pilihan mereka baik di tanah air ataupun di banyak universitas luar negeri.” Tutup Elemas. info/red

11 / 100 SEO Score