
Jakarta – Sebagai langkah antisipasi peningkatan kebutuhan tempat tidur rumah sakit (RS) untuk mengisolasi dan merawat pasien Covid-19, pemerintah menyiapkan Asrama Haji Pondok Gede dengan 900 tempat tidur isolasi, 50 ICU (intensive care unit), dan 40 HCU (high care unit).
Selain di Asrama Haji Pondok Gede, pemerintah juga menyiapkan di sejumlah tempat untuk isolasi lainnya yaitu di Rumah Susun Nagrak sebanyak 2.273 tempat tidur dan di Rumah Susun Pasar Rumput sebanyak 3.986 tempat tidur.
Di samping itu, pemerintah juga menambah kapasitas Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet sebanyak 1.200 tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.
Presiden Joko Widodo pun meninjau kesiapan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Senin malam, 5 Juli 2021.
“Malam hari ini saya sengaja bersama-sama dengan Pak Menteri Kesehatan dan juga Pak Menteri PU meninjau persiapan Asrama Wisma Haji di Pondok Gede untuk kita siapkan menjadi rumah sakit bagi penanganan Covid yang ini kita siapkan untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid yang ada di Jakarta dan sekitarnya,” ujar Presiden dalam keterangannya selepas peninjauan.
Menurut Presiden, fasilitas ini telah disiapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan diharapkan bisa segera dipergunakan dalam dua hari ke depan.
“Saya tadi sudah perintahkan agar dalam dua hari ini bisa diselesaikan sehingga nantinya hari Kamis (8/7) kita harapkan sudah bisa dipakai dan dioperasikan,” imbuhnya.info/red

Berita Lainnya
IBI Jatim Perkuat Kompetensi Bidan di usia yang ke-75
Pemkot Surabaya Hubungkan 69 Rumah Sakit dalam Satu Platform Kesehatan
Dirut BPJS Kesehatan Ingatkan 96 Dokter Spesialis Baru Jaga Mutu Layanan