
Surabaya – Kabupaten Bantul menjadi perwakilan pertama daerah dari Indonesia yang mempromosikan diri melalui media elektronik di Times Square New York , Amerika Serikat.
Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih mengapresiasi langkah Viral Blast Global mempromosikan potensi Desa Sabdodadi sebagai Desa Mandiri Budaya di Bantul.
“Memang kita ingin mengembangkan pariwisata tidak hanya wisata alam, wisata buatan, tapi juga wisata budaya,” jelas Bupati.
Viral Blast Global menyerahkan dana CSR senilai Rp 100 juta pada Desa Wisata Sabdodadi.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bantul, kebudayaan bukanlah masa lalu, tapi potensi masa depan.
Eksistensi desa budaya harus terus diuri-uri dan urip-uripi, dilestarikan dan dikembangkan agar desa budaya mampu bertahan di era modernisasi yang semakin mendesak tradisi yang kita miliki, tutur Bupati.
“Oleh karena itu kami masyarakat Kabupaten Bantul berdoa semoga Viral Blast Global akan semakin berkembang, semakin mengedukasi dan semakin banyak memberi manfaat bagi masyarakat, sebagai platform edukasi manajemen keuangan,” ujarnya.
Bupati menambahkan apa yang dilakukan Viral Blast Global tidak hanya mendukung kegiatan yang bersifat finasial saja namun juga mempunyai komitment kepada tradisi dan budaya bangsa yang luhur serta pengembangan ekonomi kerakyatab yang salah satunya adalah ondustri kreatif.
Di Kabupaten Bantul untuk urutan produk domestik regional bruto yang pertama adalah sektor industri termasuk didalamnya induatrinkrwatif. Urutan kedua pertanian dan yang ketiga pariwisata.
Pada 2017 Kabupaten Bantul ditetapkan Badan Ekonomi Kreatif Nasional sebagai kabupateb kreatif kriya terkuat di Indonesia.
Berbagai produk ekonomi kreatif dapat ditemukan pada tiap Kapanewon (setara kecamatan) di Kabupaten Bantul. Kerajinan gerabah di Kasongan, kerajinan kulit di Manding dan batik di Giriloyo Imogiri serta masih banyak lagi.
Bantul memiliki keindahan alam dan budayanya, pemkab terus memperkuat dengan jargon Keserasian Keharmonisan Antara Alam dan Budayanya.
Kabupaten Bantul memiliki sekitar 257 deatinasi wisata berbasis budaya, alam dan buatan, 43 desa wisata, 10 desa budaya, 9 rintisan desa budaya, 16 museum, 1200 kelompok seni budaya, 75 sentra UKM dan sekitar 49.700 UMKM dan masih banyak lagi potensi-potensi lain yang menjadi produk andalan setempat yang tersebar di 17 Kapanewon.
Untuk mendorong potensi tersebut bangkit dan bergerak kembali dalam situasi krisis saat ini, salah satu hal yang dilakukan pemkab terus melakukan akselerasi pelaksanaan vaksinasi bagi para pelaku dalam ruang lingkup kegiatan usaha tersebut.
Bupati menginformasikan saat ini Kabupaten Bantul sudah turun level 3 PPKM. info/red

Berita Lainnya
Pemkab Kediri Gelar Ibadah Perayaan Paskah Bersama 2026, Bupati Kediri: Bentuk Perhatian Pemerintah
Kemnaker Dorong Perluasan Akses Kerja
Pantau Kemanan Kota Pemkot Surabaya Targetkan 179 TPS Terpantau CCTV