
Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan regulasi emosi bagi ibu-ibu PKK di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kesehatan Mental dan Regulasi Emosi dengan Pelatihan Journaling” dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2026.
Program ini dilaksanakan oleh Subkelompok 4 yang beranggotakan Michel, Satria, Deva, dan Bima, sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya kesehatan mental dalam kehidupan keluarga. Dimana seorang ibu menjalankan peran ganda, mulai dari mengurus rumah tangga, mendampingi anak, bekerja, hingga aktif dalam kegiatan sosial. Banyak peran tersebut rentan menimbulkan kelelahan fisik dan tekanan emosional apabila tidak di imbangi dengan kemampuan mengenal serta mengelola emosi dengan baik.
Di dalam ukuran efektivitas edukasi, mahasiswa KKN melakukan evaluasi menggunakan metode pre-test di awal acara dan post-test di akhir acara. Tes ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pemahaman ibu-ibu PKK meningkat sebelum dan sesudah menerima materi.
Pada sesi pertama, mahasiswa KKN Untag Surabaya terlebih dahulu memaparkan materi sosialisasi mengenai dasar-dasar kesehatan mental, macam-macam emosi, sumber stres sehari-hari, hingga pentingnya dukungan sosial (social support) dalam lingkungan keluarga.
Setelah pemaparan materi dasar oleh mahasiswa, acara dilanjutkan dengan sesi inti yang dipandu langsung oleh narasumber ahli, yaitu Rizki Dwi Bakthiar Surin, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Dalam sesi pelatihan tersebut, narasumber secara khusus mengupas tuntas mengenai teknik mengelola emosi dan stres. Peserta diajak mengenali perbedaan emosi sebagai respons situasi dan stres sebagai respons tekanan tubuh yang kerap memicu gejala fisik seperti sakit kepala, kecemasan berlebihan, serta otot tegang akibat tekanan tugas maupun konflik sosial.
Sebagai solusi nyata, narasumber mengajak para peserta mempraktikkan teknik relaksasi box breathing, yaitu mengatur napas secara perlahan dengan pola menarik, menahan, dan mengembuskan napas dalam hitungan yang sama untuk menenangkan pikiran. narasumber juga memandu langsung praktik metode journaling sebagai salah satu strategi mindfulness dan ekspresi emosi positif. Setiap ibu dibimbing untuk jujur mengenali emosinya, mengidentifikasi penyebab stres, lalu menuangkannya dalam bentuk tulisan sebagai langkah awal membuat rencana tindakan pengelolaan stres secara sehat.
Kegiatan yang diikuti oleh 30 peserta ini membuahkan hasil yang positif. Berdasarkan data rekapitulasi nilai pre-test dan post-test, seluruh peserta mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN Untag Surabaya berharap praktik box breathing dan journaling dapat menjadi kebiasaan sehat yang diterapkan secara mandiri oleh ibu-ibu dalam kehidupan sehari-hari demi membangun ruang damai dalam diri serta komunikasi yang lebih sehat di dalam keluarga.
Penulis: Sherelyn Michellina

Berita Lainnya
Respons Isu Kesehatan Mental, Pelatihan Journaling Digelar untuk Kelola Stres dan Regulasi Emosi di Desa Kertosono
Dari Penjemuran ke Oven: Mahasiswa Untag Surabaya Bantu UMKM Kerupuk Ikan di Desa Kemangi Naik Kelas
Mahasiswa Untag Surabaya Berdayakan UMKM Ikan Asin Desa Kertosono melalui Implementasi Oven Pengering Ikan Asin