9 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pasar Ekspor Sepi, HIPKI: Sudah Waktunya Pemerintah Serius Membenahi Tataniaga Kelapa Bulat

52 / 100 SEO Score

kebun kelapa

Surabaya – Pasar ekspor kelapa bulat memasuki masa – masa lesu permintaan khususnya permintaan dari Tiongkok. Hal tersebut akibat melimpahnya stok kelapa bulat asal negara kompetitor seperti dari Vietnam yang melimpah dipasar Tiongkok.

Menurut Loleng salah saatu eksportir kelapa bulat kepada awak media mengatakan bahwa banyak pembeli asal Tiongkok yang menghentikan atau mengurangi pembelian kelapa bulat asal Indonesia akibat banyak pembeli asal Tiongkok ini beralih membeli kelapa bulat ke Vietnam.terlebih yang menjual kelapa bulat dengnn harga murah.

Penurunan permintaan itu terjadi sejak awal semester pertama 2026 dimana itu merupakan siklus tahunan yang yang rutin terjadi. tapi kali ini sangat terasa jauh lebih berat karena harga kelapa ditingkat eksportir ikut merosot tajam mengikuti dinamika pasar dinegara tujuan.

Tidak hanya itu para eksportir selain harus berjuang keras bersaing dengan harga yang ditawarkan oleh eksportir Vietnam kita juga harus menhadapi masalah tingginya biaya logistik seperti naiknya harga sewa kontainer yang membuat margin keuntungan menjadi sangat tipis sekali tambah Loleng.

Sementara itu Ketua Harian Himpunan Industri Pengolahan Kelapa Indonesia (HIPKI), Rudy Handiwidjaja mengatakan fenomena yang terjadi saat ini adalah produksi kelapa yang sudah mulai pulih, di seluruh dunia terlebih dampak El Nino pada beberapa tahun yang lalu juga sudah mulai hilang..

Menghadapi masalah seperti ini pemerintah seharusnya mendukung hilirisasi kelapa bulat di Indonesia, sehingga harga kelapa dapat tetap tinggi dipasaran. Pemerintah saat ini hanya fokus memperbaiki sektor hulu dan replanting kelapa yang berdampak masyarakat sampai dengan saat ini belum merasakan sektor hilirnya.

Saya yakin jika pemerintah mau serius membenahi seperti dengan penerapan tataniaga kelapa kebutuhan kelapa bulat seperti kebutuhan industri di dalam negeri yang selama 5 tahun ini sudah turun 20 sampai 30 persen bisa tercukupi tegas Rudy. info/red

 

52 / 100 SEO Score