8 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Mahasiswa Untag Surabaya Ciptakan Panduan Oven Pengering Ikan Asin untuk Warga Kertosono

6 / 100 SEO Score

panduan oven untag

Gresik, Pustakalewi News – Buat para perajin ikan asin di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, cuaca sering menjadi musuh utama. Ketika hujan datang atau tatkala cuaca mendung otomatis produksi berhenti. Tapi sekarang, ada angin segar dari tim mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya subkelompok 5 yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata dengan mengajukan kerja sama pengelolaan ikan asin.

Mereka adalah Andini, Adelia, Pramodya, dan Wilaya. Tim ini menyusun panduan praktis membuat oven pengering ikan asin. Tujuannya satu: membuat proses pengeringan lebih efisien, higienis, dan tidak tergantung terik matahari.

Selama ini, pengeringan tradisional memang ampuh ketika cuaca panas, tapi masalahnya juga tidak sedikit. Mulai dari waktu yang tidak menentu, hasil yang tidak merata, sampai ikan mudah terkena debu dan serangga. Belum lagi kalau hujan, semua kerjaan berhenti total.

Dengan oven pengering, semua keluhan pengrajin ikan asin di Desa Kertosono terjawab karena proses jadi lebih cepat, bersih, kualitas ikan lebih stabil, dan kapasitas produksi pun meningkat tanpa perlu khawatir cuaca berubah. Panduan ini disusun oleh tim mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sebagai bagian dari program pengolahan ikan asin yang lebih baik, dengan harapan para pengusaha setempat bisa makin maju, produknya berkualitas, dan tentu saja makin laris di pasaran.

Panduan ini disusun untuk memberikan petunjuk penggunaan oven pengering ikan asin secara jelas dan mudah dipahami, memudahkan pengoperasian serta perawatan oven dengan benar, mendukung penerapan teknologi tepat guna dalam pengolahan ikan asin, serta menjadi acuan agar oven dapat digunakan secara optimal, aman, dan berkelanjutan.

Selain panduan teknis, buku petunjuk juga memuat panduan perawatan rutin dan prosedur keselamatan yang wajib diperhatikan. Perawatan sederhana seperti membersihkan sisa makanan atau minyak yang menempel setelah oven dingin, serta memeriksa kondisi segel pintu dan elemen pemanas secara berkala, sangat dianjurkan untuk menjaga kinerja oven tetap optimal dan memperpanjang usia pakainya.

Dari sisi keselamatan, oven ditempatkan pada permukaan datar dan tahan panas, jauh dari bahan mudah terbakar. Selalu gunakan sarung tangan tahan panas saat mengeluarkan loyang, dan jangan biarkan oven menyala tanpa pengawasan, terutama saat dipakai untuk memasak dalam waktu lama. Matikan oven segera setelah selesai digunakan, dan cabut kabel listrik bila tidak dipakai dalam waktu lama untuk menghindari risiko konsleting atau korsleting.

Dengan hadirnya panduan praktis dari tim mahasiswa Untag Surabaya ini, para pengrajin ikan asin di Desa Kertosono tak lagi harus bergantung pada langit yang kadang bersahabat, kadang berkhianat. Harapan besar pun menyelimuti gubuk-gubuk produksi setempat bahwa teknologi sederhana ini mampu mengangkat derajat usaha mereka, meningkatkan kualitas dan higienitas produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas.

Tak hanya itu, semangat inovasi ini diharapkan menular ke generasi muda desa, agar mereka melihat bahwa usaha tradisional pun bisa bertransformasi tanpa kehilangan akar budayanya. Jika konsistensi dan perawatan oven dijaga dengan baik, bukan tidak mungkin Desa Kertosono kelak dikenal bukan sekadar sentra ikan asin, tetapi juga sebagai contoh nyata bagaimana kolaborasi antara akademisi dan masyarakat melahirkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

(Pramodya)

6 / 100 SEO Score