
Pariwisata Indonesia memiliki keunikan, yaitu tiga pantai menjadi satu lokasi. Daerah Pantai 3 in 1 adalah destinasi wisata di Desa Bandungrejo, Bantur, Kabupaten Malang. Pantai tersebut satu lokasi dengan tiga pantai, terdiri dari Pantai Ngentup, Banyu Meneng, dan Selok. Perjalanan menuju ke tempat destinasi Pantai 3 in 1 mengalami kendala, jalanan masih direnovasi. Lalu, pembiayaan satu tiket per orang Rp15.000,00.
Salah satu mahasiswa Kampus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya bernama Pramodya Bintang Chairos jalan-jalan ke wisata Malang, Pantai 3 in 1, lebih tepatnya di Pantai Ngentup. Disini Pramodya melakukan praktikum pariwisata berupa vlog video dibawah dosen pembimbing Drs. Widyatmoko Ekoputro, M.A. Sebelum berangkat pada tanggal 11 Juni 2026, seorang mahasiswa Gen Z menggunakan Google untuk mengetahui segala sesuatu tentang Pantai 3 in 1. Itulah kepentingan komunikasi pariwisata yang berguna bagi wisatawan. Ujar Pram, “Informasi berkaitan dengan tempat pariwisata Indonesia, termasuk pariwisata pantai, harus ada di dalam media sosial maupun di Google untuk menarik perhatian para wisatawan”.
Kepentingan komunikasi pariwisata selain informasi yang lengkap tentang tempat pariwisata tersebut, ada juga dalam promosi destinasi secara efektif. Komunikasi pariwisata yang masif (website, Instagram, TikTok, Google Maps) menjangkau generasi muda seperti Gen Z. Konten vlog, artikel, atau unggahan warga lokal bisa menarik minat lebih banyak orang ke tempat yang mungkin belum terlalu terkenal.
Kemudian perwakilan warga lokal menjelaskan sejarah Pantai Ngentup: sejak dahulu kala, warga setempat selalu mengambil sumber mata air yang sama, berupa semur. Para warga di semur mengalami sengatan nyamuk. Kata “sengatan” dalam bahasa Jawa ialah “Ngentup”. Lalu salah satu wisatawan berencana liburan ke pantai dengan melihat informasi dari media sosial. Alasan dipilihnya pantai 3 in 1 yaitu keamanan bagi anak-anak dibawah umur 5 tahun.
Dengan demikian, kepentingan media sosial sangat besar dalam menyebarkan informasi pariwisata Pantai 3 in 1, mulai dari harga tiket, keunikan tiga pantai dalam satu lokasi, hingga aspek keamanan untuk anak-anak. Melalui platform seperti Instagram, TikTok, dan Google, wisatawan seperti Pramodya dapat merencanakan perjalanan dengan baik. Namun, harapan besar juga ditujukan kepada pemerintah setempat agar fasilitas jalan menuju lokasi segera direnovasi, sehingga kenyamanan dan aksesibilitas wisatawan semakin meningkat.info/red/pram

Berita Lainnya
Mahasiswa Kampus Merah Putih Membangun Branding Digital UMKM Teh Kota & Anak Babi
Eksistensi Jajanan Telur Gulung di Kawasan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Menangkap Pesona Tersembunyi Pantai Ngantep melalui Komunikasi Pariwisata di Era Digital