
Surabaya – Film animasi Ne Zha 2 (哪吒之魔童闹海) garapan sutradara Jiaozi, dirilis di Tiongkok pada 29 Januari 2025 (Tahun Baru Imlek).
Ne Zha 2 menjadi film bahasa asing non-Inggris terlaris di Tiongkok sepanjang masa. Film ini ditayangkan di Indonesia pada tanggal 21 Maret 2025, dirilis oleh Warner Bros Pictures.
Film animasi ini telah mencetak rekor luar biasa di box office global, meraih pendapatan lebih dari 12,3 miliar yuan (sekitar 1,69 miliar USD).
Mengikuti kesuksesan film pertamanya yang menceritakan tentang seorang pahlawan muda bernama NE ZHA. Pada sekuel kedua kembali menyajikan pertarungan yang epik dengan tema takdir dan konflik batin yang mendalam.
Setelah sukses mengalahkan Ao Bing di film sebelumnya, Ne Zha dihadapkan tantangan yang lebih berat.
Kekuatan iblis yang mengalir dalam dirinya semakin sulit untuk dikendalikan, sehingga ia terjebak di antara pilihan untuk menjadi pahlawan atau kembali menjadi ancaman bagi dunia.
Ketegangan batin yang dialaminya merupakan fokus utama dari perkembangan karakter Ne Zha saat ia berjuang menghadapi takdir yang telah ditentukan.
Keberhasilan film ini tidak hanya terlihat di Tiongkok saja, tetapi juga merambah ke pasar internasional, termasuk Amerika Serikat, Australia, dan Hong Kong.
Sejumlah 30 guru dari Asosiasi Pengajar Bahasa Tionghoa Honghoa (弘华师友会) berkesempatan nonton bareng film animasi Ne Zha 2 di PTC, Sabtu 5 April 2025.
Salah satu pengurus, Kong Qilan (孔奇兰) menyampaikan rasa bahagianya bisa bersama-sama nobar film animasi yang sangat terkenal tersebut.
“Film Ne Zha 2 Si Anak Iblis Menaklukkan Raja Naga, perannya tak hanya memperlihatkan perkembangan dan perjuangan, tetapi juga menyampaikan filosofi hidup yang mendalam, keberanian dan keteguhan hati dalam menghadapi kesulitan, memberi inspirasi kepada masyarakat,” ujarnya.
“Semangat memberontak Nezha dalam situasi putus asa memberi inspirasi kepada orang-orang untuk memperjuangkan keadilan dan mengejar harga diri. Memberi inspirasi kepada orang-orang untuk menjalani jati diri mereka yang sebenarnya. Juga mendorong kaum muda untuk menjelajahi jalan hidup mereka sendiri. Saya percaya para guru akan memperoleh pengalaman dan inspirasi yang berbeda setelah menonton film ini,” imbuhnya. info/red

Berita Lainnya
Empat Wisudawan Inspiratif Warnai Wisuda UKWMS 2026
Lewat Kejuaraan Padel HIPMI Jatim Kolaborasikan Program Entrepreneur Education dan Olahraga
ASTON Inn Batu & ASTON Gejayan Yogyakarta Menyusuri Kawasan Aliran Sumber Brantas Hingga Coban Talun