
Surabaya,pustakalewi.com – Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) bekerja sama menyelenggarakan Program Pengabdian Masyarakat di Desa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo bertajuk “APTIK Goes to Village”.
Acara ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi Katolik yang tergabung dalam APTIK, mulai 14-17 Juli 2022, pembukaan berlangsung di Plaza St. Agustinus Kampus Dinoyo UKWMS, pada Kamis (14/07).
Sambutan selamat datang dan terima kasih disampaikan oleh Dr. F.V. Lanny Hartanti, S.Si., M.Si. selaku Wakil Rektor III UKWMS.
“Terima kasih atas partisipasi para mahasiswa yang sangat luar biasa, selamat melayani dan berbagi dengan masyarakat Desa Curah Cottok,”. Prof. Ir. Yoyong Arfiadi, M.Eng., Ph.D. selaku perwakilan Koordinator Jaringan Kemahasiswaan (JAKA) APTIK.
Ia berharap kegiatan ini dapat menambah interaksi antara universitas dengan masyarakat. Usai acara pembukaan, para peserta segera bertolak ke Situbondo.
Pada hari kedua dan ketiga, para peserta melaksanakan kegiatan Abdimas masing-masing.
Berbagai kegiatan seperti mengajarkan Berani Berbahasa Inggris pada anak Sekolah Dasar Desa Curah Cottok, membuat minuman Herbal dengan bahan lokal Asam Serai, Terampil Komunikasi dan Manajemen Event, serta mengenai bermain medsos yang barokah.
Masyarakat desa Curah Cottok begitu antusias mengikuti berbagai kegiatan yang bermanfaat.
“Desa Curah Cottok kini menjadi desa yang berkembang pesat, semoga hal ini dapat menginspirasi desa-desa sekitar. Pembangunan Indonesia akan lebih maju jika diawali dengan pembangunan desa,” ujar Ir. Andrew Juwono, dosen Fakultas Teknik UKWMS sekaligus Pelaksana Kegiatan.
“Acara ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi saya, sebagai pembelajaran baru di luar kampus,” ujar Susta Silalahi salah satu peserta dari Stikes Santa Elizabeth Medan.
Sabtu (16/07) menjadi malam penutupan di Cottok Invation Park (CIP) yang dihadiri oleh Camat Kapongan, Kapolsek Kapongan, perwakilan Danramil Kapongan, Kepala Desa Curah Cottok, H. Mohammad Samsuri Abbas, serta para mahasiswa dan para dosen perguruan tinggi swasta, serta masyarakat setempat.
Malam penutupan dimeriahkan oleh beberapa tarian dan hiburan edukasi.
Rektor UKWMS, Drs. Kuncoro Foe, G.Dip. Sc., Ph.D., Apt., di hari terakhir menyerahkan Berita Acara Luaran dan Hasil Abdimas kegiatan “APTIK Goes to Village” kepada Kepala Desa Curah Cottok, H. Mohammad Samsuri Abbas.
“Kami berterima kasih atas kegiatan ini, kami menantikan kerja sama di masa mendatang dengan inovasi yang baru,” ujar Abbas. Info/red

Berita Lainnya
BPJS Kesehatan Klaim Program JKN Makin Kuat Tembus 282,7 juta Jiwa Total Penduduk Indonesia
“Study in Hong Kong” Kenalkan Sekolah Unggulan Hong Kong di Surabaya
Berdayakan UMKM Sekitar, Mahasiswa Bantu Penguatan Promosi Dua Usaha Kuliner Rumahan