
Surabaya – Memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Pahlawan yang ditandai dengan adanya penghapusan Denda Pajak PBB tersebut disambut antusias bagi warga Surabaya.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi B Anas Karno, bahwa penghapusan denda tersebut sangat berdampak pada pendapatan Pemkot. Bahkan hingga akhir bulan ini, yang semula cuma Rp 902 juta, kini pendapatan jauh lebih meningkat menjadi Rp 2,1 M.
“Jadi saya sempat komunikasi dengan dinas terkait, naik sekitar 200 persen,” kata Anas pada awak media. Senin ( 26/9/2022 ).
Tak ayal, masyarakat mulai berbondong-bondong untuk membayar pajak makin meningkat.Oleh karena itu, lanjut Anas Karno.Pihaknya, ingin menekan pada pihak terkait untuk memberikan program tersebut.
” Untuk itu, antusias warga ini perlu digenjot lagi,” pintahnya.
Terlebih menurut Anas, dengan penghapusan denda tersebut tidak lagi menjadi bayang-bayang atau beban bagi masyarakat, Sembari Anas berharap, kedepannya pendapatan jauh lebih meningkat dari bulan sebelumnya.
“Oktober mudah-mudahan lebih signifikan,” pungkas Anas. Info/red

Berita Lainnya
Pemkab dan DPRD Kediri Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
BRI Jemursari Surabaya Kolaborasi dengan Ditres PPA dan PPO Polda Jatim
Bandara Husein Sastranegara Akan Kembali Beroperasi Mulai 17 September 2026