11 April 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Walikota Eri Cahyadi Bakal Buka Wisata Kya Kya Kembang Jepun

9 / 100 SEO Score
085180500 1660184495 original Dok. Kawasan Kembang Jepun 2
ilustrasi Kya Kya

Surabaya – Kabar gembira bagi warga Surabaya, karena Pemerintah Kota Surabaya bakal menghidupkan kembali Kya Kya Kembang Jepun yang dulu sempat ramai dan menjadi jujugan kuliner serta pariwisata.

Kya Kya berada di Jalan Kembang Jepun dengan gapura berarsitek dan pernak pernik Tiongkok ini menyajikan beragam kuliner dan atraksi khas budaya Tionghoa di malam hari, dibuka dan diresmikan pertamakali pada 31 Mei 2003, bertepatan dengan HUT Kota Surabaya.

Kini Wisata Pecinan Kota Tua Surabaya dilabeli ‘Kya Kya Reborn’, bertepatan pula dengan Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival akan dibuka Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pada pukul 6 sore, Sabtu, 10 September 2022.

Dalam acara pembukaan, Wali Kota Surabaya akan naik becak berkeliling sepanjang Kampung Pecinan dari Jalan Slompretan, Jalan Gula, Jalan Karet dan Jalan Kembang Jepun. Tukang becak yang mengantar keliling juga memakai baju tradisional Tionghoa.

“Banyak acara yang kami tampilkan pada hari Sabtu, saat pembukaan. Yakni atraksi 2 liang liong, 12 barongsai, penampilan grup tari Wijaya Kusuma membawakan Tari Bulan Purnama. Kemudian penampilan tarian, Wushu dan Fashion Show dari Little Sun School. Juga pertunjukan musik tradisional Tionghoa dibawakan Grup Kemuning,” jelas Chandra Wurianto Woo Ketua Komunitas Sosial Masyarakat Tionghoa Surabaya.

Masih penjelasan Chandra Wurianto Woo, dalam acara itu juga dimeriahkan ratusan bazzar makanan khas Tionghoa dan UMKM.

“Terdapat 40 stan makanan khas Tionghoa yang halal dan wajib dinikmati para pengunjung,” ujar Chandra Wurianto Woo Ketua Yayasan Senopati.

Warga Tionghoa diminta berpartisipasi memeriahkan acara dengan hadir dan menyumbangkan karaoke lagu-lagu berbahasa Mandarin, pada hari Sabtu dan Minggu malam dengan mendaftar kepada panitia acara. Tentunya membawa CD lagu sendiri dan mengenakan pakaian tradisional Tionghoa atau Qipao.

Hal ini dikatakan Chandra Wurianto Woo seusai rapat koordinasi bersama Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata Kota Surabaya, di Gedung Siola, 7 September 2022.

Hadir dalam rapat, Anies Rungkat Sekretaris Komunitas Sosial Masyarakat Tionghoa Surabaya, Michael dari Kapasan Dalam, Nursyamsiah Sub Koordinator Pemasaran Pariwisata, dan Herry Purwadi Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Surabaya.

Kemudian, Chandra Wurianto Woo dan Anies Rungkat langsung menuju Jalan Kembang Jepun melihat persiapan yang dilakukan para petugas.

Sesampai di sana, terlihat para petugas sibuk memasang 200 lampion di atas sepanjang Jalan Kembang Jepun.

Pemkot Surabaya juga menyediakan fasilitas toilet dengan bentuk khas bangunan Tiongkok berwarna merah. Cukup menarik dan unik.

Selain itu, masih dalam tahap proses penyelesaian yakni lukisan dinding atau mural untuk menambah keelokan Jalan Kembang Jepun.

“Mari warga Surabaya datang ke acara pembukaan Kya Kya Reborn. Kita lestarikan kembali kemeriahan Kya Kya dan budaya Tionghoa,” ajak Chandra Wurianto Woo. Info/red

9 / 100 SEO Score