23 August 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

UNICEF: Bian Sukses, Prestasi Olahraga Anak Makin Meroket

10 / 100 SEO Score
UNICEF Anak bermain
Photo Credit: UNICEF/UN0695156/Al Asad

Surabaya – Dalam rangka mencapai Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030, UNICEF menyerukan perlunya terobosan baru dalam memastikan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak di seluruh dunia.
Riset UNICEF mengenai pentingnya olahraga prestasi dan anak-anak dengan judul “Playing the Game” menunjukan bahwa olahraga prestasi dapat berkontribusi dalam mempercepat tercapainya berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainale Development Goals (SDGs), terutama di bidang Kesehatan, Pendidikan dan Kesetaraan Gender.

“Banyak dari kita, orang tua dan orang dewasa, terutama pemutus kebijakan yang kurang terilhami bahwa prestasi dalam olahraga dapat mempercepat pencapaian Indoensia untuk SDGs indikator 3 (Kesehatan yang baik dan Kesejahteraan), 4 (Pendidikan Bermutu), 5 (Kesetaraan Gender), 10 (Mengurangi Ketimpangan), 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan), dan 16 (Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang kuat),” terang Tubagus Arie Rukmantara, UNICEF Chief of Java Field Office.

Riset UNICEF tahun 2021 menjelaskan bahwa olahraga untuk pembangunan (Sports for Development) merupakan sarana yang inklusif dalam kesehatan anak-anak, meningkatkan kecakapan hidup mereka, memberdayakan mereka, dan memberikan mereka ruang untuk bermain – dan bersenang-senang.

“Olahraga juga merupakan salah satu upaya memenuhi hak anak, terutama hak anak untuk bermain di lingkungan yang aman dan sehat dan tumbuh kembang dengan optimal,” ujar Arie yang mengepalai Perwakilan UNICEF di Pulau Jawa.

Olahraga juga merupakan salah satu pendekatan dalam mengembangkan kecakapan hidup khususnya terkait dengan kerjasama team, resilience (kemampuan untuk pulih kembali setelah menghadapi tantangan) dan juga disiplin diri.

Yuanita M Nagel, Pengampu Program Pendidikan UNICEF Wilayah Jawa menyampaikan “Dari penelitian UNICEF ‘Skills for the Future in Indonesia’ remaja juga mengatakan olahraga salah satu keterampilan yang ingin mereka kuasai” Olahraga dapat meningkatkan rasa percaya diri remaja, menjadi bagian dari sebuah kelompok dan kegiatan olahraga yang konsisten membantu dalam menumbuhkan keterampilan disiplin di diri remaja”.

Sejak tahun 2016, UNICEF telah mempromosikan olahraga prestasi sebagai medium untuk melatih kecakapan anak bersama dengan FC Barcelona Foundation dan Persebaya di Kota Pasuruan. UNICEF juga telah menghadirkan pesebakbola tersohor David Beckham untuk mempromosikan kesetaraan gender dan kampanye anti-perudungan (anti-bullying)

“Kampanye bersama kita termasuk menyasar anak penyandang disabilitas serta anak perempuan dan remaja putri. Olahraga bukan saja pemersatu tapi meratakan kesempatan untuk setiap anak, for every child: equal opportunity,” lanjut Arie.

Arie menegaskan bahwa langkah pertama yang diperlukan untuk memastikan akses ke olahraga prestasi terbuka bagi setiap anak adalah dengan memastikan anak-anak hidup sehat tanpa berisiko tertular penyakit-penyakit fatal yang dapat dicegah.

“Imunisasi pada anak telah membuktikan tidak hanya melindungi anak dari selusin penyakit dan masalah Kesehatan, mencegah kecacatan fisik dan kematian, tapi juga melindungi seluruh keluarga dan teman mereka karena menciptakan kekebalan kolektif, sehingga anak akan tumbuh di lingkungan yang sehat. Siap menjadi atlet juara dunia,” tambah Arie.

Arie percaya menyukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional di sisa bulan September 2022 ini menjadi sangat penting untuk membuka peluang anak-anak berprestasi lebih banyak di bidang olahraga.

Sukses BIAN berarti mempertahankan Indonesia Bebas Polio, menurunkan angka difteri, memutus penularan pertussis dan tetanus, mengurangi penularan influenza dan mengeradikasi campak serta menurunkan kejadian congenital rubella syndrome karena virus Rubella.

“Selama Pandemi COVID-19, kita melihat bagaimana olahraga memainkan peran penting dalam mendukung kesehatan masyarakat dan tetap menyejahterakan anak-anak yang aktif menjadi atlit cilik,” katanya.

Bertepatan dengan momen Hari Olahraga Nasional pada 9 September yang baru lewat, kejuaraan basket yang makin marak, diantaranya liga DBL yang hampir final, serta kualifikasi piala Asia U-20 di Kota Surabaya yang banyak ditunggu masyarakat, kesuksesan BIAN pada tahun 2022 di seluruh pulau Jawa dapat memberikan dorongan semakin besar agar semangat berolahraga prestasi dapat memberikan ruang lebih besar bagi anak-anak di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur dan Pulau Jawa khususnya untuk lebih menikmati hak mereka sebagai anak-anak.

Sebanyak 23 Pemain Tim Nasional yang akan berlaga di rumput hijau akan memberikan permainan terbaik mereka dengan semangat sportivitas, kekompakan, dan mengharumkan nama bangsa dengan menyandang Garuda di dada mereka. Selamat bertanding Garuda Muda!

info/red

10 / 100 SEO Score