
Surabaya – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) meluncurkan program kolaboratif untuk mendirikan Bank Sampah di Surabaya.
Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam mengelola sampah di lingkungan sekitar.
Bank Sampah “Gotong Royong” yang berlokasi di RW 3 Kelurahan Perak Barat, Surabaya, telah berhasil mengumpulkan 826 kilogram sampah dalam dua bulan.Bahkan nilai ekonomis mencapai Rp.1.305.816.
Menurut Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, sampah yang dikumpulkan meliputi kertas, kardus, botol, dan galon air mineral.
Ia mengungkapkan, program tersebut untuk mendukung pengelolaan sampah secara digital melalui aplikasi Sistem Kelola Sampah (SIKELAPA).
“Aplikasi ini terintegrasi dengan berbagai layanan, seperti pembayaran pajak kendaraan bermotor dan program tabungan emas di Pegadaian,” kata Erika, Senin 16 Juni 2025.
Dengan program ini, sambung Erika, diharapkan masyarakat akan lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan dan mengembangkan budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Program ini juga dapat menjadi contoh nyata pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan dapat diikuti oleh masyarakat lainnya,” tandasnya.
Oleh karena itu, TPS secara konsisten mendukung berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diinisiasi oleh SPTP, termasuk di antaranya pendirian Bank Sampah.
“Pendirian Bank Sampah sejalan dengan salah satu tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu mendorong terciptanya energi bersih dan komunitas yang berkelanjutan,” pungkas Erika. info/red

Berita Lainnya
BPJS Kesehatan Klaim Program JKN Makin Kuat Tembus 282,7 juta Jiwa Total Penduduk Indonesia
Film ‘Foufo’, Angkat Kisah Alien Mendarat di Keluarga Madura Yang Membawa Pengalaman Baru Bagi Karina Aliya
Dari Atas Aspal ke Dunia Digital, Mahasiswa MM FEB UNAIR Hadirkan Program DANDAN untuk Driver Ojol Perempuan Surabaya