
Surabaya – Pemkot Surabaya berencana memindah warga yang tinggal dibawah kolong tol Dupak-Gresik tepatnya di Kampung 1001 malam ke Rusun Sumur Welut, Karang Pilang, Surabaya.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya telah melakukan pembongkaran bangunan rumah yang di bawah kolong tol per Senin (17/10/2022).
Pantuan awak media, terlihat sejumlah petugas Satpol PP Surabaya membongkar bongkahan kayu-kayu tempat tinggal warga di kolong jembatan tersebut.
“Pemkot Surabaya dengan Provinsi (Jatim), ini kita lakukan untuk bisa mengurangkan atau mengubah kehidupan yang ada kampung 1001 malam di bawah jembatan (kolong tol),”kata Eri, saat di lokasi.
Sebanyak 16 keluarga penghuni yang tinggal di Kampung 1001 malam tersebut, Eri menyebut, terdapat beberapa warga yang bukan KTP Surabaya. Pemkot menggandeng Pemprov Jatim untuk menyedikan rusun bagi warga non Surabay tersebut.

“Disini ada KTP Surabaya dan non Surabaya. Setelah sowan ke bu Gubernur memohon arahan ke beliau. Luar biasa, beliau juga membantu terkait dnegan warga non Surabaya ditempatkan di rusun yang disediakan oleh Pemprov,”ujarnya.
Secara bertahap, Pemkot Surabaya akan memindahkan mereka ke rusun mulai Rabu (19/10/2022) khusus yang tinggal di Kolong tol itu. Kemudian dilanjutkan warga di Kampung 1001 malam.
“Kita merubah pelan-pelan. Hari ini ada persiapan dibawah jembatan (kolong tol) 16 KK yang akan dipindah Rabu dahulu. Sebelum diteruskan yang ada di kampung 1001 malam,”jelasnya.
Tak sekedar dipindahkan ke Rusun, kata Eri, mereka akan diberikan pekerjaan melalui program padat karyanya. Sehingga, kehidupan mereka lebih layak.
“Warga ini diberi pekerjaan, sehingga kehidupannya berubah dan pendapatannya harus bisa 5 juta per bulan. Ini yang saya lakukan dulu, sehingga kemiskinan di Surabaya semakin berkurang,”imbuhnya.

Lebih lanjut Eri menambahkan, Pemkot Surabaya juga memperhatikan sekolah anak-anak warga tinggal di bawah kolong Tol tersebut dengan memindahkan sekolah terdekat dari rusun mereka.
“Dengan seperti ini akan memberikan penghidupan yang layak sehingga keluarga bisa tinggal lebih baik. Masa sih, rumah segini ditinggali sampai banyak cucu-cucunya begitu,”pungkasnya. Info/red

Berita Lainnya
YELLO Hotel Jemursari Surabaya Hadirkan Wedding Showcase dengan tema “Timeless Intimacy”
Kolaborasi Swiss-Belinn Malang, RSU BRI Medika, dan UMM Tingkatkan Awareness Kesehatan Mental melalui Health Expo
The Alana Surabaya Rayakan Anniversarynya yang ke-13