
Surabaya – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur mengingatkan calon peserta Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK negeri 2025 untuk teliti memahami setiap jalur pendaftaran dan syarat administrasinya. Imbauan ini disampaikan bersamaan dengan dibukanya tahap pertama SPMB pada Minggu dan Senin, 15–16 Juni 2025.
Tahap awal meliputi tiga jalur: afirmasi, mutasi, dan prestasi hasil lomba.
“Setiap jalur punya syarat berbeda dan wajib diunggah lengkap. Jangan sampai ada yang terlewat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, di Surabaya, Senin (16/6/2025).
Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Disdik Jatim, Mustakim, mengingatkan bahwa pengajuan PIN dan verifikasi berkas diperpanjang hingga 20 Juni 2025. Hingga Minggu (15/6) pukul 12.09 WIB, baru 293.789 dari total 651.126 calon murid yang mengajukan PIN — sekitar 45,14%.
“Masih ada sekitar 357 ribu calon murid yang belum ajukan PIN. Kami ingin semua siswa berkesempatan ikut SPMB,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa PIN tidak berlaku lintas tahap.
“Jika tidak lolos di jalur mutasi SKPD, ajukan PIN baru untuk tahap berikutnya melalui laman spmb.jatimprov.go.id dan pengajuan sebelum 20 Juni,” jelasnya.
Calon murid SMA dapat memilih sekolah di dalam maupun luar rayon, termasuk antar kabupaten yang berbatasan. Sedangkan calon murid SMK hanya diperbolehkan memilih satu konsentrasi keahlian. info/red

Berita Lainnya
Dari Terminal Purabaya, Belajar tentang Arti Pelayanan dan Komunikasi
Peran Hubungan Masyarakat dalam Penyampaian Informasi Pelayanan kepada Pengguna Jasa di Terminal Tipe A Purabaya
Asah Kreativitas dan Kompetensi Public Relations, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jalani Magang di Terminal Purabaya