
Malang – Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mengatakan Pemerintah Kabupaten Malang senantiasa berpegang pada prinsip pembangunan tanpa memandang perbedaan, baik umat Hindu maupun umat beragama lain semua mendapatkan perlakuan yang sama.
Karena pada dasarnya keberhasilan pembangunan hanya dapat terwujud dari seluruh elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi aktif didalamnya.
Wakil Bupati Malang menjelaskan jumlah penduduk Kabupaten Malang hampir 3.000.000 jiwa, dan 28.000 lebih umat Hindu tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Malang.
Jumlah umat hindu terbesar berada di Kecamatan Pakisaji, ia meminta kepada perangkat daerah untuk tetap bisa memberikan arahan, membimbing dan mengayomi agar kerukunan, keragaman umat Hindu tetap terjalin dengan baik.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Malang saat membuka acara Pembinaan Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Lembaga Keagamaan Hindu melalui Pesamuan Madya PHDI Kabupaten Malang yang bertempat di Bale Budaya Pura Kendalisodo, Minggu (24/10) pagi.
Kegiatan ini adalah suatu hal yang luar biasa karena banyak hal yang akan dibahas di dalam sektor keagamaan, perekonomian dan sektor-sektor lainnya, ujarnya.
“Namun hal yang terpenting adalah kita sebagai umat beragama hendaknya menyadari dan memahami bahwa realitas keberagaman dalam kehidupan masyarakat merupakan suatu keniscayaan sosial,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi Camat Pakisaji dan Muspika setempat. Wakil Bupati Malang menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan untuk merumuskan rencana kerja umat Hindu di Kabupaten Malang satu tahun kedepan yang dilaksanakan PHDI di tingkat Desa hingga Kabupaten Malang. info/red

Berita Lainnya
BPJS Kesehatan Klaim Program JKN Makin Kuat Tembus 282,7 juta Jiwa Total Penduduk Indonesia
Film ‘Foufo’, Angkat Kisah Alien Mendarat di Keluarga Madura Yang Membawa Pengalaman Baru Bagi Karina Aliya
Dari Atas Aspal ke Dunia Digital, Mahasiswa MM FEB UNAIR Hadirkan Program DANDAN untuk Driver Ojol Perempuan Surabaya