8 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Perencanaan Program Kuliah Kerja Nyata di Desa Kertosono Gresik

13 / 100 SEO Score

Pembukaan Proker KKN Untag

Gresik, PustakalewiNews – Lebih dari sekadar program pengabdian, Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah wahana transformasi sosial yang mempertemukan dunia akademik dengan realitas masyarakat. Melalui pendekatan interdisipliner, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memecahkan masalah nyata, tetapi juga belajar dari kearifan lokal dan dinamika sosial di desa. Proses ini menumbuhkan empati, jiwa kepemimpinan, serta kesadaran akan tanggung jawab sosial, sekaligus menjadi jembatan bagi desa untuk mengakses inovasi dan sumber daya baru demi mendorong kemandirian serta peningkatan kualitas hidup secara berkelanjutan.

Di daerah Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Kelompok 24 yang beranggotakan 35 mahasiswa menjalankan KKN pada hari pertama, Senin, 6 Juli 2026. Kepala Desa Kertosono Mohamad Hazir Sa’dan, beserta beberapa warga desa membuka acara pembukaan Program Kerja (Proker) yang akan berjalan selama 11 hari. Tema KKN Reguler 2026 ialah, “Membangun Ketahanan Masyarakat: Meningkatkan Kemandirian, Kesiapsiagaan, serta Adaptasi dengan Perubahan untuk Mewujudkan Kesejahteraan.

Acara proker hari pertama dipandu oleh MC Wafa selaku wakil ketua Kelompok 24. Setelah doa pembukaan oleh Daffa Dwi Sri Diyanti, dosen psikologi selaku dosen pembimbing, memberikan sambutan dan berharap bahwa selama perjalanan program kerja 12 hari ini berjalan lancar dan berdampak lebih baik bagi Desa Kertosono. Kemudian, Kepala Desa Kertosono, Mohamad Hazir Sa’dan, menyambut mahasiswa Kampus Merah Putih dengan memberikan pesan bahwa program kerja KKN berdampak positif bagi warga Desa Kertosono.

Selanjutnya, salah satu mahasiswa memperkenalkan rencana proker selama 12 hari. Proker KKN dijalankan setiap subkelompok. Proker KKN di bidang makanan, seperti kerja sama dengan mitra kerupuk tempe dan ikan asin berupa oven sebagai Teknologi Tepat Guna (TTG). Kemudian, ada salah satu proker KKN yang berupa pelatihan dengan topik “Peningkatan Kesehatan Mental dan Regulasi Emosi dengan Pelatihan Journaling“. Ada juga proker patriotisme, salah satunya ialah patriotisme kepustakaan digital.

Perkenalan setiap mahasiswa kepada warga Desa Kertosono dilakukan untuk lebih mengenal dekat kehidupan dan budaya setempat. Dalam suasana keakraban, mahasiswa dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berbagi cerita dan pengalaman, sehingga terjalin relasi yang hangat serta saling mendukung antara mahasiswa dan warga. Di akhir acara rencana proker KKN, diadakan makan malam nasi tumpeng bersama dengan warga Desa Kertosono, yang dalam pembukaan makan bersama dipotong oleh ketua kelompok 24 dan perwakilan warga desa sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur atas terjalinnya ikatan erat di antara keduanya.

(Pramodya)

13 / 100 SEO Score