
Surabaya – Omoda O4 dipastikan memasuki jalur produksi di Indonesia pada November 2026. Bersamaan dengan itu, Omoda Jaecoo akan mengumumkan harga resmi mobil listrik tersebut setelah diperkenalkan ke publik Tanah Air pada Juli 2026.
Meski sudah diperkenalkan selama sekitar tiga bulan, harga Omoda O4 hingga kini belum diumumkan. Namun, Presiden Direktur Omoda Jaecoo International Shawn Xu mengungkapkan bahwa mobil listrik tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Indonesia.
Menurut Shawn, produksi Omoda O4 di Indonesia akan dimulai pada November 2026. Pengumuman harga resmi dijadwalkan berlangsung bersamaan dengan peluncuran resminya.
“Mungkin dua bulan dari sekarang kami akan segera masuk ke jalur produksi di Indonesia. Saat itu juga kami akan meluncurkan secara resmi (harganya),” ujar Shawn saat ditemui di OJ Building, Wuhu, China, baru-baru ini.
Meski harga resminya belum tersedia, konsumen sudah bisa memesan Omoda O4 sejak ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, sekitar dua bulan lalu. Calon pembeli cukup membayar uang tanda jadi atau booking fee sebesar Rp5 juta per unit.
Baterai 65,05 kWh, Jarak Tempuh Diklaim 553 Km
Dari sisi teknis, Omoda O4 dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,05 kWh. Dalam kondisi baterai terisi penuh, mobil listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 553 km berdasarkan pengujian New European Driving Cycle (NEDC).
Untuk pengisian daya, Omoda O4 mendukung teknologi DC fast charging dengan daya hingga 119 kW. Dengan kemampuan tersebut, baterai dapat diisi dari 20 persen menjadi 80 persen dalam waktu sekitar 22 menit.
Performa motor listriknya juga cukup menjanjikan. Omoda O4 menghasilkan tenaga maksimum 160 kW dengan torsi puncak 275 Nm. Kombinasi tersebut memungkinkan mobil berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 7,1 detik.
Usung Desain Cyber Mecha yang Futuristis
Omoda O4 mengadopsi filosofi desain Cyber Mecha yang memadukan tampilan futuristis dengan karakter kendaraan listrik modern. Bagian depan tampil tegas melalui garis bodi bergaya mecha, lampu utama Cyber Lightning, serta siluet aerodinamis yang memperkuat kesan sporty.
Konsep desain tersebut menjadi salah satu identitas utama Omoda O4 di tengah persaingan pasar mobil listrik. Selain menawarkan tampilan modern, mobil ini juga dibekali teknologi kabin yang menjadi salah satu fitur unggulannya.
Super AI Cockpit Diperkuat 10 AI Agent
Omoda O4 mengandalkan teknologi Super AI Cockpit yang dibangun menggunakan arsitektur Agentic AI dan didukung large language model (LLM). Teknologi ini dirancang tidak sekadar menjalankan perintah suara, tetapi juga memahami maksud pengguna secara lebih alami.
Sistem tersebut terdiri atas 10 AI Agent yang terbagi ke dalam dua kelompok utama. Salah satunya adalah Smarter Command Understanding, yang mencakup Central Agent, Vehicle Control Agent, Navigation Agent, dan Vehicle Assistant.
Keempat agen tersebut memungkinkan kendaraan memahami perintah yang kompleks, menjalankan beberapa fungsi sekaligus, mengenali tujuan pengguna meski informasi yang diberikan belum lengkap, serta memantau kondisi kendaraan secara real time.
Dengan kombinasi baterai berkapasitas besar, kemampuan pengisian cepat, performa motor listrik, dan teknologi kecerdasan buatan, Omoda O4 akan meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia. Kepastian harga resmi pada November 2026 akan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan daya saingnya di pasar domestik. info/red

Berita Lainnya
Pasar Global Melemah, Eropa Justru Cetak Rekor Penjualan Mobil Listrik
Ini Alasan BYD Belum Berencana Jual Atto 1 Terbaru di Indonesia
Daihatsu Catat Tren Positif, Penjualan September 2026 Naik 8 Persen