
Mahasiswa Kampus 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (KKN, Kuliah Kerja Nyata) di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, wilayah Gresik utara, selama 11 hari. Kegiatan ini mengusung sembilan program kerja yang menyasar berbagai mitra lokal, serta satu program besar bertema patriotisme di kalangan digital yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi digital pada tahun 2026. Selain itu, program pengabdian ini juga difokuskan pada pemberdayaan masyarakat desa melalui pendampingan teknologi, literasi digital, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di era serba digital. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dibimbing langsung oleh dosen pembimbing, Ibu Daffa Dwi Sri Diyanti, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
Mahasiswa Kampus Untag Surabaya mengadakan acara penutupan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada hari Kamis, tanggal 16 Juli 2026. Acara penutupan dilaksanakan pada malam hari. Diawali dengan sambutan dari dosen pembimbing lapangan, namun karena berhalangan hadir, maka sambutan diwakili oleh ketua kelompok 24. Ketua menyambut hangat para warga Desa Kertosono. Beliau berharap kehadiran mahasiswa Untag Surabaya dapat membawa berkah melalui berbagai program kerja yang telah dilaksanakan, meskipun dengan waktu yang singkat.
Dilanjutkan dengan sambutan dari kepala desa yang diwakili oleh Pak Zaitun selaku Kepala Badan Permasyarakatan Desa (BPdD. Beliau mengucapkan selamat atas program-program yang dibawa oleh mahasiswa Kampus Untag Surabaya, semoga menjadi manfaat. Selain itu, beliau juga menyampaikan permohonan maaf karena kepala desa berhalangan hadir pada acara tersebut. Beliau juga memberikan pesan yang luar biasa bagi mahasiswa Untag Surabaya yang telah membawakan program-program tersebut.
Setelah sambutan hangat dari kedua belah pihak, acara dilanjutkan dengan pemutaran video dokumentasi pengabdian kepada masyarakat selama 12 hari di Desa Kertosono. Video tersebut menampilkan proses perjalanan mahasiswa Untag Surabaya dalam menjalankan berbagai program kerja, mulai dari persiapan, koordinasi dengan mitra desa, hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan. Tampak pula kebersamaan mereka dalam berinteraksi dengan warga, mengatasi tantangan di tengah keterbatasan waktu, serta semangat gotong royong yang terjalin selama pengabdian. Momen-momen seperti pendampingan digital, diskusi patriotisme, dan kegiatan sosial lainnya turut terekam dengan apik, menggambarkan dedikasi dan kerja keras mahasiswa bersama mitra dan warga desa selama 12 hari penuh di desa tersebut.
Acara penutupan Kuliah Kerja Nyata dilanjutkan dengan doa bersama dan pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur mahasiswa Kampus Untag Surabaya dan warga Desa Kertosono atas terselenggaranya kegiatan pengabdian ini dengan lancar. Nasi tumpeng tersebut juga dimaknai sebagai harapan agar segala berkah dan kebaikan yang telah terjalin selama pengabdian dapat terus membawa manfaat bagi seluruh pihak.
(Pramodya)

Berita Lainnya
Tingkatkan Jangkauan Pasar, Mahasiswa KKN Kenalkan Strategi Branding Digital bagi Pelaku Usaha Sablon
Oven Pengering Kerupuk Bawang Karya Mahasiswa Untag Surabaya Tingkatkan Kualitas Produksi
Mas Dhito Siap Kawal Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri