
Surabaya – Program Lapak Ganjar diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak hanya bermanfaat bagi produsen UMKM, melainkan juga bagi reseller atau jasa titip (Jastip).
Ajang promosi berbasis media sosial itu menjadi acuan reseller mencari produk UMKM untuk dijual kembali.
Salah satunya Vivi Christiana, seorang jastip asal Tangerang yang mengaku, Lapak Ganjar menjadi acuan untuk berburu produk UMKM lokal, yang akan ia jual kembali.
“(Lapak Ganjar) sangat membantu kalangan kita yang di luar daerah, melihat barang dan produk UMKM,” ujarnya saat berkunjung di UMKM Yangko Ekaeco di Borobudur, Magelang, belum lama ini.
Vivi mengatakan salah satu UMKM yang sampai saat ini bekerja sama dengannya adalah Yangko Ekaeco. Ia mendapatkannya dari informasi Lapak Ganjar.
“Kami dari Tangerang, kita melihat dari sosmed ada Lapak Ganjar, tertarik di situ. Menarik di daerah Borobudur ada yangko yang beda dengan di daerah lain, saya rasakan enak. Saya kontak ternyata antusiasnya luar biasa,” paparnya.
Ia mengapresiasi upaya Gubernur Ganjar yang peduli terhadap UMKM
“Itu sangat luar biasa bisa membantu masyarakat kecil untuk tetap bertahan. Sampai saat ini saya lebih banyak cari di Lapak Ganjar, karena banyak varian produk,” tambahnya.
Sementara, Eka Yulia Astutik, owner Yangko Ekaeco mengatakan, setelah produknya diunggah ulang Lapak Ganjar, usahanya mengalami peningkatan pesat.
“Sekarang ada sekitar 200 reseller yang tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan sebagian luar Jawa,” paparnya.
Eka mengaku, awalnya ia memasarkan produknya sendiri dan di sekitaran Magelang.
“Tadinya hanya Magelang, setelah di-repost Lapak Ganjar, menambah jangkauan pasarnya,” tandasnya, dilansir dari Diskominfo Jateng.
Lapak Ganjar hadir sejak 2020 sebagai solusi bagi UMKM lokal, untuk tetap bertahan dan survive di tengah pandemi Covid-19.
Pelaku UMKM bisa promosi melalui unggahan yang kemudian di-repost pada Instastory Ganjar Pranowo. Program tersebut dilakukan seminggu sekali dengan tema produk yang beragam sesuai tema. Saat ini Lapak Ganjar sudah edisi ke 101. info/red

Berita Lainnya
BPS sebut Inflasi Jatim Juni 2026 Sebesar 0,30 Persen Akibat Bensin dan Tiket Pesawat
Dosen UK Petra Soroti Pajak Progresif di JHT, Usul Dialihkan ke SBN Tanpa Potongan Pajak
Kemendag Rangkul Eksportir Jatim Bidik Transaksi US$16,5 Miliar di Ajang Trade Expo Indonesia ke-41