25 January 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kolaborasi UC dan Saza Coffee Jepang, Buka Jalan Magang dan Riset Kopi Internasional

54 / 100 SEO Score

IMG 20250730 WA0150

Surabaya – Program Studi Food Technology Universitas Ciputra (FTP UC) jalin kerja sama internasional dengan Saza Coffee, brand kopi premium asal Jepang, ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA). FTP UC buka peluang bagi mahasiswanya untuk magang langsung di Jepang selama 2–3 bulan, khususnya di divisi Research and Development (R&D) industri kopi.

Kolaborasi ini bukan hal biasa. Industri Jepang dikenal tertutup bagi program magang dari luar negeri. Namun, lewat jejaring strategis dan prestasi alumni, FTP UC berhasil menembus batas tersebut. Salah satu tokoh kunci adalah Joddy, alumni FTP UC yang sukses mengembangkan kopi instan tanpa bahan pengisi dengan aroma alami bersama Saza Coffee di Jepang. Inovasi ini turut membuka jalan kolaborasi riset dan pengembangan lebih luas antara kedua institusi.

Saza Coffee, yang selama ini mengandalkan biji kopi dari Kolombia dan Afrika, kini mulai melirik potensi kopi Indonesia, khususnya dari Pulau Jawa. Hal ini sejalan dengan pencapaian kopi Indonesia dalam dua tahun terakhir sebagai salah satu kopi terenak di dunia. Riset bersama FTP UC diyakini akan memperkuat peluang kopi lokal untuk menembus pasar global. “Lewat kolaborasi ini, mahasiswa bisa mendapat pengalaman internasional yang nyata, terutama di industri kopi. Semoga ini juga menjadi jalan untuk memajukan para petani kopi di Indonesia,” terang Muliasari Kartikawati, S.TP., M.Sc., Ph.D, Koordinator Kerja Sama FTP UC sekaligus sahabat kuliah Direktur Saza Coffee.

Kunjungan Saza Coffee ke Universitas Ciputra dilakukan dengan membawa tim lengkap, mulai dari Direktur, Manager R&D, Manager Quality Assurance, hingga Manager Produksi, sebagai bentuk keseriusan menjalin sinergi. Dalam sesi penutupan, Owner sekaligus Direktur Saza Coffee, Taroh Suzuki, menyeduh kopi dari Panama, Kolombia, Sumatera, Jombang, dan Sulawesi. Ia mengaku antusias dengan kerja sama ini.

“Saya senang bisa berkolaborasi dengan Universitas Ciputra, kampus yang bagus dan punya banyak koneksi. Koneksi sangat penting untuk kelanjutan bisnis,” tutup Suzuki. Langkah ini menegaskan komitmen FTP UC dalam memperluas akses global mahasiswa sekaligus membawa kopi Indonesia melangkah lebih jauh di panggung dunia. Info/red

54 / 100 SEO Score