
Malang – Dalam rangka mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, Mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi melaksanakan program Pengabdian Masyarakat Tematik oleh Kelompok 16 dengan fokus pada pemberdayaan UMKM Krupuk Pandansari.
Produk krupuk ini terbuat dari bahan dasar udang segar dengan cita rasa khas yang banyak diminati oleh masyarakat luas. UMKM ini memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam proses produksi, menjaga mutu produk, sekaligus memberikan pembekalan tentang pemasaran produk secara efektif. Pelatihan yang diberikan meliputi pemanfaatan teknologi digital dan media sosial agar produk Krupuk Pandansari ini dapat dikenal dan diminati tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di pasar yang lebih luas.
Arifin menyampaikan pentingnya inovasi produk serta keberlanjutan penggunaan bahan baku udang yang ramah lingkungan. Ia menjelaskan bahwa pengembangan produk perlu memperhatikan kreativitas dan keberlanjutan agar usaha UMKM dapat tumbuh dan bertahan dalam jangka panjang, sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam.
Sementara itu, Yovi menyampaikan pentingnya pemasaran digital sebagai sarana utama dalam memperluas jangkauan pasar. Ia mengajak para pelaku UMKM untuk aktif menggunakan media sosial dan platform online sebagai alat promosi, membangun citra produk yang kuat, dan meningkatkan daya saing produk di pasar modern.
Kolaborasi antara tim Pengabdian Masyarakat Tematik Universitas Tribhuwana Tunggadewi, pelaku UMKM Krupuk Pandansari, serta masyarakat sekitar diharapkan dapat menciptakan model pemberdayaan yang efektif dan berkelanjutan. Dengan dukungan yang tepat, diharapkan pendapatan pelaku UMKM meningkat, perekonomian keluarga lebih baik, dan berdampak positif dalam membuka kesempatan usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Info/red

Berita Lainnya
Universitas KristenPetra Gelar Wisuda ke-89, Sebanyak 582 Ma Diwisuda
RS Ubaya, Tegaskan Komitmen Layanan dengan Hati di Usianya Yang ke-3
Percepat Deteksi Dini Kanker Mulut UC Luncurkan Halo UC Dok