13 June 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kasus Pembunuhan Rapper Tupac Shakur Ternyata Belum Terpecahkan Sampai Hari ini

Otoritas kepolisian Nevada pada pekan ini melakukan penyelidikan lanjutan terkait pembunuhan rapper Tupac Shakur yang belum terpecahkan selama hampir 30 tahun. Tupac Shakur, salah satu rapper legendaris di dunia hip-hop, tewas di usianya yang ke-25 pada malam 7 September 1996 dalam serangan penembakan di Las Vegas.

Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas mengatakan bahwa pengeledahan dilakukan pada hari Senin (17/7/2023) di kota tetangga Henderson, dan dilanjutkan pada Selasa. Polisi belum mengungkap apa yang mereka cari dan di mana mereka melakukan pengeledahan.

Juru bicara departemen, Aden OcampoGomez mengatakan bahwa dia tidak dapat memberikan detail lebih lanjut tentang perkembangan terbaru dalam kasus ini, karena penyelidikan yang masih berlangsung.

Shakur ditembak saat berada di dalam mobil hitam bersama Marion “Suge” Knight, kepala Death Row Records. Polisi mengatakan keduanya berhenti di lampu merah di dekat Las Vegas Strip ketika sebuah Cadillac putih berhenti di samping mereka dan tembakan terjadi.

Shakur yang ditembak beberapa kali sempat dilarikan ke rumah sakit, di mana dia meninggal seminggu kemudian. Tidak ada penangkapan terhadap kejadian itu. Kepolisian Las Vegas sebelumnya mengatakan bahwa penyelidikan tersebut mandek dengan cepat karena saksi-saksi menolak untuk bekerja sama. Sekadar informasi, Nevada tidak memiliki batas waktu penuntutan kasus pembunuhan.

Shakur, yang dianggap sebagai salah satu rapper paling berpengaruh sepanjang masa, berhasil menelurkan lima album nomor satu, yaitu: Me Against the World (1995), All Eyez on Me (1996), dan tiga album pascakematiannya The Don Killuminati: The 7 Day Theory (1996) yang direkam dengan nama Makaveli, Until the End of Time (2001), dan Loyal to the Game (2004).

Pada tahun 2017, Tupac Sharus masuk ke dalam Rock & Roll Hall of Fame. Pada bulan Juni tahun ini, sang rapper menerima bintang secara anumerta di Hollywood Walk of Fame. Dia juga memiliki beberapa pameran museum yang menghormati kehidupannya, termasuk Tupac Shakur. Wake Me When I’m Free, yang dibuka pada tahun 2021. info/red