23 February 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kadin dan PGI Gelar Turnamen Golf Perebutkan Dua Piala Bergilir


56
/ 100


golf kadin23 768x576 1

SurabayaKamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur berkolaborasi dengan Persatuan Golf Indonesia (PGI) Jawa Timur menyelenggarakan event “Jatim Golf Open Tournament 2023”, Sabtu (7/10)

Ketua PGI Jatim M Rizal mengatakan bahwa selama ini Kadin Jatim memiliki event “Kadin Jatim Golf Open Tournament” yang sudah berjalan sejak zaman Kepengurusan bapak AA LaNyalla Mahmud Mattalitti sebagai Ketua Umum Kadin Jatim.

Sejak tiga tahun yang lalu, event ini memperebutkan piala Ketua DPD RI dan ini adalah yang ke-4. Sementara PGI juga memiliki event turnamen golf yang memperebutkan piala gubernur dan ini adalah yang ke-3.

“Dalam rangka HUT Provinsi Jatim ke-78, Kadin Jatim berkolaborasi dengan PGI Jatim membuat event yang sangat spektakuler yaitu Jatim Golf Open Turnamen 2023 yang memperebutkan dua piala bergilir, piala Ketua DPD RI ke -4 dan piala Gubernur Jatim yang ke-3,” terang M. Rizal di Surabaya, Sabtu (7/10/2023).

Turnamen dibagi menjadi dua kelompok, pertama turnamen golf junior dengan jumlah peserta sebanyak 51 pegolf, dengan perincian 14 peserta perempuan dan 37 peserta laki-laki. Turnamen golf Juniar dilaksanakan di Taman Dayu Golf mulai Kamis (6/10/2023) hingga Sabtu (8/10/2023) dengan standar The World Amateur Golf Rangkings.

“Untuk kategori junior, yang mengikuti rata-rata adalah atlet golf yang lolos babak kualifikasi PON yang nantinya akan bertanding di PON 2024,” kata Rizal.

Kedua adalah peserta amatir atau senior dengan jumlah peserta sebanyak 281 pegolf yang bertanding di Bukit Darmo Golf pada Sabtu (8/10/2023). Ada dua shotgun, pagi dan siang. “Ini adalah event golf terbesar yang diadakan oleh Kadin Jatim dengan PGI Jatim dengan hadiah Hole In One hampir Tp 5 miliar. Juga ada hadiah umroh dan motor listrik serta banyak lagi hadiah door prize lainnya.

“Harapan kami, dengan semakin banyaknya turnamen yang diadakan, maka dunia golf di Jatim lebih maju lagi,” tandasnya.

Ia mengatakan, sejauh ini dunia golf di Jatim sudah mulai bertumbuh. Ini ditandai dengan semakin banyaknya lembaga yang mengadakan turnamen dan pelatihan. Salah satunya adalah Gudang Garam yang telah konsen melakukan pendampingan kepada pegolf perempuan dengan membuat club di Kediri. Bahkan perusahaan ini berencana membuat lapangan golf 18 hole.

“Mahasiswa di Perguruan Tinggi juga banyak yang menekuni olah raga golf, di Institute Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya atau ITS, universitas Negeri Surabaya atau Unesa, bahkan Universitas Brawijaya juga akan membuat kurikulum golf,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto bahwa saat ini peminat olah raga golf semakin banyak. Dan ini harus ditangkap oleh stakeholder terkait dengan melakukan pendampingan yang bagus dan terstandar agar tercipta pegolf handal kelas dunia.

“Sebenarnya Indonesia punya bibit-bibit pegolf yang bertalenta, tetapi beberapa atlet kita sudah diambil universitas Amerika, mereka mencari atlet di seluruh dunia, mana yang memiliki talenta golf dunia. Diberi beasiswa kuliah di sana dan bermain golf di sana. Nah, atlet yang ada ini juga ingin meniru pendahulunya bisa bermain golf sekaligus kuliah di Amerika. Sehingga kita harus mencetak altet golf terus, salah satunya dengan mengadakan turnamen. Kedepan turnamen lebih sering digalakkan agar lebih terasah dan terlatih,” katanya.

Selain itu, Adik juga mengatakan pentingnya sertifikasi kompetensi pelatih golf. Karena sejauh ini belum ada standar kompetensi dan sertifikat kompetensi untuk pelatih. “Ini akan dilakukan PGI di seluruh Indonesia. Sehingga atlet golf nantinya benar-benar ada tingkatannya, tidak sekedar menjadi hobi. Untuk mencetak atlet golf, pelatih harus memiliki kompetensi,” tegasnya. Info/red


56
/ 100


Verified by MonsterInsights