2 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

HAL KERAJAAN SORGA: Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan

6 / 100 SEO Score
IMG 20220602 WA0002

“Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.” (TB Mrk 10:27)

INSPIRASI:
Ada seorang yang kaya yang merasa dirinya sudah melakukan perintah Tuhan secara lengkap. “…semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.” (Mrk.10:20). Orang kaya itu pun merasa yakin bahwa ia akan mendapatkan pujian dari Tuhan dan ia akan beroleh harta di sorga (hidup kekal). Namun, apa yang Tuhan katakan? “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” (Mrk.10:21).
Bagaimana respons orang kaya itu pada perintah Tuhan? “Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.” (Mrk.10:22). Ia kecewa dan sedih karena diperintahkan Tuhan untuk menjual hartanya dan juga membagikannya kepada orang miskin. Ketidaksanggupan untuk melakukan apa yang diperintahkan Tuhan ini menunjukkan bahwa orang kaya tersebut lebih mencintai hartanya daripada Tuhan. Ia rela kehilangan Tuhan daripada hartanya. Sungguh benar apa yang Alkitab katakan: “…di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.” (Mat.6:21).
Tuhan menegaskan bahwa ketika seseorang menempatkan uang, harta atau kekayaannya sebagai yang terutama dan segala-galanya, sulit bagi orang tersebut untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.” (Mrk.10:23). Adalah “Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.” (Mark. 10:25). Orang kaya yang hanya memikirkan harta duniawi dan mengabaikan perkara-perkara rohani yang sifatnya kekal, sulit untuk bisa masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Namun Tuhan mengatakan bahwa tidak ada yang tak mungkin bagi orang kaya untuk masuk Kerajaan Sorga asalkan hatinya tidak terpaut pada harta itu; asalkan ia mau memprioritaskan Tuhan, menempatkan perkara-perkara rohani sebagai yang terutama dalam hidupnya dan dapat menjadi bejana berkat bagi sesamanya. Amin.

6 / 100 SEO Score