
Ambon – Jemaat Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menyalurkan bantuan kepada pengungsi Kariu di Desa Aboru, Kecamatan Pulau Haruku.
Bantuan yang disalurkan berupa pakaian, minyak tanah hingga kebutuhan wanita, bayi dan anak-anak. Serta makanan berupa mie instan, ikan kaleng, pisang, singkong dan sayuran.
Ketua Klasis GMP Kairatu, Pdt. Zeth J. Sahertian mengatakan, aksi kemanusiaan yang dilakukan merupakan wujud dari kepedulian seluruh anggota jemaat yang ada di Kabupaten SBB.
“Bantuan ini adalah merupakan wujud dari solidaritas warga Gereja yang ada di Klasis Kairatu,”kata Sahertian di Pelabuhan Waipirit, Kairatu, Kabupaten SBB, Sabtu (29/1/2022).
Bantuan kemanusiaan itu juga melibatkan Anggota Muda GPM (AMGPM) Kairatu, Seram Barat dan Taniwel.
Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, puluhan jenis bantuan itu diangkut secara khusus menggunakan kapal Ferry Tanjung Kuako milik PT. Panca Karya.
“Angkutan ini diberikan atas koordinasi kami dengan pemerintah daerah dan juga Badan Penanggulangan Bencana GPM Maluku,”ujar Pendeta senior di Klasis Kairatu itu.
Di tempat yang sama, Bupati SBB Timotius Akerina mengapresiasi seluruh anggota jemaat dari tiga klasis di daerahnya itu.
Lantaran kata dia, hanya dalam waktu sehari seluruh warga gereja dari tigakKlasis langsung merespon seruan gereja untuk membantu warga Kariu di Pulau Haruku.
Bupati mmenambahkan, pemerintah daerah hanya membantu dengan mengkomunikasikan kelancaran penyediaan armada angkutan Ferry yang beroperasi di Kabupaten Saka Mese Nusa itu.
“Ini semua murni inisiatif pengurus Klasis dari Klasis Seram Barat, Taniwel dan Klasis Kairatu, juga ada Pengurus Daerah AMGPM dan tiga Klasis ini. Jadi pemerintah daerah hanya bantu komunikasi untuk penyediaan angkutan saja,”ucapBupati. info/red

Berita Lainnya
Bangkitkan Soliditas dan kekuatan kebersamaan di dalam KPPM kota Surabaya
Bogasari Beri Pembekalan Guru SMKN 3 Kediri dengan Teknik Bakery Modern dan Olahan Pangan Lokal
KAI Services Resmi Kelola Dining Car Whoosh