
Kediri – Pascakerusuhan yang terjadi pada Sabtu (30/8) malam hingga Minggu (31/8) dini hari, sejumlah gedung pemerintahan di Kabupaten Kediri mengalami kerusakan parah. Pantauan di lokasi pada Minggu siang, kantor DPRD dan Pemkab Kediri tampak porak-poranda.
Fasilitas perkantoran seperti meja, kursi, hingga komputer berserakan. Kaca jendela pecah, plafon ambruk, dan sejumlah ruangan hangus akibat amukan massa. Kantor Samsat Katang dan belasan kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga tak luput dari perusakan.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito, menyebut kerusuhan ini meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat.
“Yang hancur bukan hanya gedung, tapi juga hati kami semua. Api boleh padam hari ini, tapi luka sosial akan lama sembuh bila kita tidak belajar,” ujar Mas Dhito, Minggu (31/8).
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan inventarisasi kerusakan untuk kemudian menyiapkan langkah pemulihan. Namun lebih dari itu, Mas Dhito menekankan pentingnya menjaga kedamaian agar peristiwa serupa tidak terulang.
“Gedung bisa kita bangun kembali. Tapi jika kepercayaan antarmasyarakat dan pemerintah retak, itu akan lebih sulit diperbaiki. Mari kita rawat Kediri bersama-sama,” imbuhnya. info/red

Berita Lainnya
DPD PDI Perjuangan Jatim Gelar Refleksi 30 Tahun Tragedi Kudatuli
Ketua DPRD Surabaya Buka Lebar Rumah Dinas untuk Warga
Gelar Redtalk Hari Ini di Malang, Buya Said Abdullah: RedTalk Jadi Wadah Bersama, Tempat Mendengar Suara Anak Muda