24 February 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

BPJS Kesehatan Terus Tingkatkan Mutu dan Layanan Program JKN


55
/ 100


BPJS Kesehatan Sby

Surabaya – Peningkatan layanan kesehatan bermutu menjadi suatu keharusan yang mendesak bagi pemilik program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Masyarakat berharap layanan BPJS kesehatan sebagai kualitas yang dipilih sepenuhnya.

Dalam acara Gathering bersama Media yang digelar BPJS kesehatan cabang Surabaya di Gedung Dyandra Convention center, Selasa (26/09), Arif Supriyono, Kepala BPJS Watch Jawa Timur menyampaikan bahwa sistem KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) yang bakal diterapkan oleh BPJS Kesehatan bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Selama tiga tahun terakhir, BPJS Kesehatan berhasil mencatat surplus. Kondisi finansial JKN telah membaik dan tidak lagi menghadapi defisit. Namun, kita harus tetap berhati-hati. Sejarah mengingatkan bahwa tantangan defisit bisa saja muncul kembali dalam beberapa tahun ke depan jika tidak ada tindakan yang tepat. Oleh karena itu, saat ini adalah saat yang tepat untuk memfokuskan perhatian pada peningkatan mutu layanan,” ujarnya, Selasa, (26/09).

Adapun dalam upaya mempermudah akses dan layanan kesehatan, BPJS Kesehatan juga telah meluncurkan program E-SEP (Surat Eligibilitas Peserta) bagi peserta JKN. Dengan ini peserta dapat dengan mudah mengakses dan memperoleh layanan kesehatan tingkat lanjutan.

Hernina Agustin Arifin, Kepala BPJS kesehatan Cabang Surabaya turut menggarisbawahi akan pentingnya transformasi peningkatan mutu layanan.

“Langkah-langkah seperti Mudah, Cepat, dan Setara harus diimplementasikan untuk memenuhi harapan peserta JKN,” tuturnya.

Tentu hal itu diharapkan segera terealisasi agar sepadan dengan kenaikan tarif rata-rata sekitar 20%, yang setara dengan 28 triliun rupiah per tahun.

Seperti diketahui, berbagai cerita negatif terkait  pelayanan bagi peserta JKN sempat beredar dikalangan masyarakat.

Namun bukan hal yang tak mungkin jika hal itu dapat diubah menjadi citra positif, ketika peserta dapat merasakan langsung perhatian dan perawatan yang baik pada pelayanan yang telah mengalami peningkatan mutu.

Sementara itu, Kabag SDM Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Surabaya Achmad Zammanar Azam menuturkan bahwa peningkatan mutu layanan bukan hanya tanggung jawab BPJS Kesehatan, tetapi juga seluruh sistem kesehatan yang ada di Indonesia.

“Semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan bahwa setiap peserta JKN mendapatkan pelayanan yang terbaik. Dengan demikian, kita dapat memastikan keberlanjutan dan keberhasilan jangka panjang dari Program Jaminan Kesehatan Nasional,” jelasnya.

Seperti diketahui, Salah satu tujuan utama JKN adalah mencapai Universal Health Coverage (UHC), yaitu ketersediaan pelayanan kesehatan yang merata bagi semua warga Indonesia.

Untuk mencapai tujuan ini, peserta harus merasa percaya kepada BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara terbaik program JKN. Terutama bagi kelompok “missing middle” yang belum yakin untuk mendaftar. Maka, peningkatan mutu layanan menjadi salah satu kunci yang dapat meyakinkan mereka tentang manfaat bergabung dengan program ini. info/red


55
/ 100


Verified by MonsterInsights