
Surabaya – Sejak merebaknya pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia memberikan vaksinasi gratis. Vaksin diberikan untuk mencegah meluasnya Covid19 yang hingga kini masih tinggi penularannya. Vaksin menjadi harapan menekan angka penularan Covid-19.
Pemberian vaksin pertamakalinya dilakukan Presiden Jokowi diikuti para menteri, tokoh masyarakat dan lainnya agar masyarakat merasa aman dan mengikuti program vaksinasi gratis.
Salah satu vaksin yang diberikan adalah Vaksin COVID-19 buatan Sinopharm yang tiba pertama kali di Indonesia pada 30 April 2021. Vaksin Sinopharm dikembangkan awal tahun 2020 oleh China National Pharmaceutical Group (Sinopharm), perusahaan farmasi milik pemerintah China.
Berikut 7 fakta yang perlu diketahui tentang Sinopharm:
- Merupakan jenis vaksin dengan platform virus yang di-inaktifkan (inactivated virus)
- Vaksin ini telah didaftarkan di Indonesia dan didistribusikan PT.Kimia Farma dengan nama Sars-Cov-2 Vaccine Vero Call Inactivated.
- Satu kemasan vial vaksin jadi berisi 1,5 ml untuk 1 dosis vaksin dan diberikan sebanyak 2 dosis dengan jarak penyuntikan 21 hingga 28 hari.
- Ditujukan untuk orang dewasa > 18 tahun
- Badan POM tertibkan EUA (Izin Penggunaan Darurat) tanggal 29 April 2021.
- Tiba untuk pertama kalinya di Indonesia pada 30 April 2021 sebanyak 482.400 dosis.
- Pemerintah Persatuan Emirat Arab mendonasikan 500.000 dosis vaksin dan tiba di Indonesia pada 1 Mei 2021. Info/red

Berita Lainnya
IBI Jatim Perkuat Kompetensi Bidan di usia yang ke-75
Pemkot Surabaya Hubungkan 69 Rumah Sakit dalam Satu Platform Kesehatan
Dirut BPJS Kesehatan Ingatkan 96 Dokter Spesialis Baru Jaga Mutu Layanan