9 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Armuji Nahkodai DPC PDI Perjuangan Surabaya

65 / 100 SEO Score

Armuji DPC PDI Perjuangan Surabaya

Surabaya – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji resmi ditetapkan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya periode 2025–2030. Penetapan tersebut berlangsung dalam forum Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Kota Surabaya di Hotel Shangri-La Surabaya, Minggu (22/12/2025).

Usai ditetapkan, Armuji langsung membacakan susunan lengkap kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya periode 2025–2030 di hadapan peserta konferensi.

Armuji menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPC PDI Perjuangan Surabaya lima tahun ke depan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas rekomendasi dan amanah yang diberikan kepada saya. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” ujar Armuji.

Ia menegaskan, kepemimpinan PDI Perjuangan di Surabaya harus tetap berpijak pada pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yakni selalu hadir dan mendengarkan rakyat.

“Kita harus datang, mendengar, dan hadir di tengah masyarakat. Ketika rakyat membutuhkan bantuan, kita tidak boleh ragu untuk turun tangan,” tegasnya. Menghadapi dinamika politik lima tahun ke depan, Armuji mengakui tantangan tidak ringan. Namun ia optimistis PDI Perjuangan Surabaya mampu bangkit dengan kekuatan struktur partai yang solid, mulai dari anak ranting hingga PAC.

“Kita optimistis. Struktur kita kompak, gotong royong, dan selalu tanggap terhadap persoalan masyarakat,” katanya.

Armuji juga menargetkan PDI Perjuangan Surabaya mampu merebut kembali kursi DPRD yang hilang pada Pemilu sebelumnya. Ia menyebut minimal target yang dipatok adalah kembali meraih 15 kursi.
“Kursi yang kemarin turun harus kita rebut kembali. Minimal kita kembalikan seperti semula, syukur-syukur bisa bertambah,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan daerah pemilihan dan komposisi pemilih akan menjadi tantangan sekaligus peluang. Karena itu, soliditas internal dan konsistensi menjaga amanat rakyat menjadi kunci utama.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menilai tantangan politik ke depan semakin kompleks, terutama menghadapi dominasi pemilih dari kalangan Generasi Z dan Generasi Alpha yang diperkirakan mencapai 70 persen pada 2029.

“Kontestasi ke depan tidak mudah. Kita harus menempatkan diri secara tepat, terutama dalam menghadapi pemilih muda,” ujar Said.

Ia menekankan pentingnya perubahan pendekatan politik, dengan meninggalkan jargon-jargon kosong dan lebih menonjolkan kerja nyata.
“Anak-anak Gen Z dan Alpha tidak alergi politik, mereka jengah dengan politisi yang hanya pandai berbicara. Yang mereka inginkan adalah kerja konkret dan keberpihakan nyata,” jelasnya.

Said juga menegaskan bahwa DPC dan struktur partai di tingkat bawah merupakan garda terdepan PDI Perjuangan karena bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

“DPC, PAC, dan ranting itu menangis dan tertawa bersama rakyat. Di situlah kekuatan kita,” tegasnya.
Ia memastikan PDI Perjuangan Jawa Timur akan melakukan konsolidasi besar pada awal 2026 sebagai bagian dari strategi menyongsong Pemilu 2029, sekaligus membuka ruang luas bagi kader-kader muda untuk tampil di legislatif maupun eksekutif.

“Kami sangat terbuka untuk anak-anak muda. Masa depan partai dan demokrasi ada di tangan mereka,” pungkas Said Abdullah. info/red

65 / 100 SEO Score