23 May 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Amsal Yowei Ajak Generasi Muda Kristen Harus Jadi Contoh dan Teladan

Surabaya – Seorang Pemuda Kristen harus mampu memberi contoh dan teladan, menjadi pemersatu, memiliki kepedulian yang tinggi, memberi semangat dan mengarahkan kepada kemajuan dan perkembangan serta kemandirian umat yang kita layani.

“Pergeseran tata nilai, sikap mental dan moral serta sikap kritis dari Umat Kristen atau masyarakat pada umumnya harus mampu di respons secara arif dan bijaksana dari semua pihak khususnya para Sinode Gereja Aras Nasional dan gereja-gereja lokal khususnya para pemuda Kristen,” ucap Amsal.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Urusan Agama Kristen Amsal Yowei saatmewakili Dirjen  Bimas Kristen Jeane Marie Tulung, memberikan sambutan sekaligus membuka Kegiatan Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Bagi Pemuda Kristen di Manado, Sulawesi Utara secara daring, Senin (21/08/2023).

Dalam kesempatan kali ini, Amsal Yowei menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan cara pandang dalam beragama secara moderat.

“Moderasi beragama adalah bagaimana kita bisa memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak berlebihan atau ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri,” jelas Amsal.

Moderasi beragama, tambahnya,  merupakan tugas dan panggilan semua anggota aras nasional, sinode gereja maupun gereja-gereja lokal, khususnya para pemuda Kristen.

“Para pemuda Kristen memiliki tanggung jawab untuk mengimplementasikan moderasi beragama dalam rangka meningkatkan sebuah konsep yang dapat dijadikan sebagai tolok ukur untuk membangun dan mengembangkan sikap dan semangat keagamaan, guna terciptanya interaksi sosial yang rukun, humanis dan seimbang dalam kehidupan bermasyarakat,” terang Dir Urag.

“Pelayanan pemuda kristen hendaknya disadari sebagai tugas dan panggilan dari Tuhan dan pelayanan ini dilakukan bagi sesama dan untuk mempermuliakan Tuhan,” pungkasnya.

Kegiatan yang sarat akan kolaborasi ini dihadiri juga oleh Kepala Bidang Urusan Agama Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Rektor IAKN Ambon, UIN Alauddin Makassar,  IAIN Makasar, IAIN Sorong, NU Sulawesi Selatan dan perwakilan dari BRIN Jakarta. Info/red