
Surabaya – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur mulai menyiapkan lebih banyak kader perempuan untuk menghadapi Pemilu 2029. Kaderisasi perempuan menjadi salah satu fokus organisasi dalam memperkuat regenerasi sekaligus menambah stok kader potensial untuk pencalegan Partai Golkar.
Ketua PD AMPG Jawa Timur, Adel Kanantha, mengatakan pihaknya menargetkan keterlibatan kader perempuan tidak berhenti pada angka 30 persen. AMPG Jatim bahkan membidik keterwakilan hingga 40 persen.
“Tentu. Itu merupakan salah satu target utama kami. Hari ini kami juga memiliki agenda untuk berkolaborasi dengan bidang kaderisasi,” kata Adel.
Menurutnya, target tersebut sejalan dengan upaya Partai Golkar Jawa Timur memperluas ruang bagi generasi muda, termasuk perempuan, untuk terlibat lebih jauh dalam struktur organisasi maupun proses politik ke depan.
“Targetnya bahkan di atas 30 persen. Harapannya adalah 40 persen,” tegasnya.
Adel menyatakan AMPG Jatim siap menjalankan arahan DPD Partai Golkar Jawa Timur dalam proses rekrutmen dan penguatan kapasitas kader perempuan.
“Kami sebagai anak muda siap satu komando. Jika harapan DPD adalah 40 persen, maka akan kami upayakan untuk mendapatkan 40 persen,” ujarnya.
Target tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan kader-kader perempuan yang memiliki kapasitas untuk tampil dalam kontestasi politik, termasuk menjadi calon anggota legislatif Partai Golkar pada Pemilu 2029.
Menurut Adel, target 40 persen tidak mungkin dicapai hanya melalui pernyataan atau kegiatan seremonial. Karena itu, setelah pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, PD AMPG Jawa Timur akan melakukan konsolidasi langsung ke daerah.
“Target 40 persen tersebut tidak dapat diraih hanya dengan omon-omon,” katanya.
Strategi berikutnya adalah melakukan kunjungan ke sejumlah kabupaten dan kota sekitar tiga hingga enam bulan setelah diklat. Konsolidasi akan dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah.
“Kami akan mengunjungi daerah satu per satu, kemungkinan berdasarkan wilayah. Misalnya Malang Raya, kemudian kawasan Surabaya dan Sidoarjo,” jelas Adel.
Kunjungan tersebut akan digunakan untuk mengevaluasi hasil kaderisasi, memperkuat jaringan AMPG di daerah sekaligus menjaring kader-kader muda perempuan yang potensial.
“Pada intinya, kami akan berkeliling untuk memaksimalkan hasil dari diklat hari ini,” ujarnya.
Adel memastikan konsolidasi tidak hanya dilakukan melalui koordinasi administratif, melainkan dengan turun langsung ke daerah.
“Iya, konsolidasi secara langsung,” pungkasnya.
Melalui strategi tersebut, AMPG Jawa Timur berharap dapat memperbesar keterlibatan perempuan muda dalam politik sekaligus menyiapkan kader-kader potensial yang dapat menjadi bagian dari regenerasi Partai Golkar menuju Pemilu 2029. info/red

Berita Lainnya
Renny Pramana Desak Pemprov Jatim Siapkan Skenario Konkret Hadapi Multi-Bencana
Mufti Anam Dorong Gotong Royong Warga sebagai Kekuatan
Bupati Kediri Mas Dhito Ajak Keluarga Biasakan Makan Ikan untuk Cegah Stunting