19 April 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Bupati Ipuk Guyur Bonus Atlet PON dan Paralimpik asal Banyuwangi

11 / 100 SEO Score
Bupati Ipuk beri bonus atlet

Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bonus Rp193 juta untuk para atlet Banyuwangi yang berkiprah di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua maupun di Pekan Paralimpik Provinsi Jawa Timur.

Selain bonus berupa uang pembinaan, Ipuk juga memberi kesempatan bagi peraih medali emas PON untuk bergabung bekerja di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

”Banyuwangi dan Jatim kepada kalian semua. Semoga apresiasi dari pemerintah daerah ini semakin menambah spirit untuk berlatih. Apresiasi ini juga sekaligus arahan Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa agar daerah terus memotivasi atlet, sehingga bisa meraih prestasi lebih tinggi lagi, gas terus raih prestasi,” ujar Ipuk saat bertemu para atlet, Selasa (19/10/2021).

Sebanyak 13 atlet Banyuwangi yang membela Jatim di PON Papua. Mereka berlaga di cabang olahraga atletik, sepak bola, basket, sepatu roda,voli, gulat, dan tarung derajat. Dari 13 atlet tersebut, 11 atlet mempersembahkan medali, yaitu 3 atlet medali emas, dua atlet peraih perak, dan enam atlet meraih perunggu.

Peraih emas, mendapatkan bonus Rp 25 juta, perak Rp 15 juta, dan perunggu Rp 10 juta. Adapun atlet yang belum meraih medali mendapat bonus masing-masing Rp3 juta.

Sementara itu, di ajang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Timur, tiga atlet Banyuwangi yang berlaga, meraih empat medali emas dan satu perak. Setiap medali emas pada ajang Peparprov, diganjar bonus Rp5 juta. Adapun perak Rp2 juta.

”Ada satu atlet bulutangkis yang kini bersiap untuk tampil Pekan Paralimpik Nasional di Papua pada November mendatang, yaitu Diang Gusti Pengayom. Kita juga siapkan bonus bila bisa meraih medali. Karena skala nasional, kita samakan dengan PON, emas Rp25 juta, perak Rp15 juta, perunggu Rp10 juta,” tutur Ipuk.

Selain bonus uang pembinaan, sebagai bentuk apresiasi, Ipuk menawarkan bagi peraih medali emas di PON untuk bergabung di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

“Kami prioritaskan peraih emas PON dulu. Namun itu kami kembalikan lagi kepada mereka, mau atau tidak,” kata Ipuk.

Salah seorang peraih emas, Yudi Dwi Nugroho, menyambut baik tawaran tersebut. “Itu memberikan motivasi tersendiri bagi atlet. Kebetulan saya sudah bekerja, tapi tawaran itu penting bagi yunior-yunior saya nanti,” kata Yudi.

Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Zen Kostolani, Ketua KONI Banyuwangi Mukayin, Sekretaris KONI Afan Ruli Arnanta, dan Ketua Panitia Paralimpiade Nasional Indonesia Banyuwangi Jaenudin. Info/red

11 / 100 SEO Score